4 Rahasia Kekuatan Terselubung pada Setiap Tekanan Dalam Kehidupan Nyata [REWRITTING]

Saya
amat kagum membaca salah satu tulisan pada kolom kompas, yang ditulis oleh Jazak Yus Afriansyah edisi 14 nopember
2016 dengan judul empat kekuatan yang tersimpan dalam setiap tekanan.
Rasanya
akan percuma jika hal ini tidak saya bagikan kepada orang-orang yang memerlukan
semangat lebih dalam hal pengembangan diri. Barangkali ada yang berkeinginan
untuk membagikannya kembali, diperkenankan.
Bukannya
bermaksud untuk mencuri ataupun mencomot hak paten dari tulisan tersebut,
barangkali lebih eloknya disebut sebagai menulis ulang judul serta isi sesuai
versi saya sendiri. Beberapa kalimat memang tidak saya ubah demi menjaga
keaslian tulisan dan maksud yang disampaikan penulis.
Dijelaskan
bahwa dalam setiap kesulitan atau tekanan tersimpan kekuatan terselubung. Saya sih
mempercayai hal ini, karena saya sendiri sudah pernah merasakannya ketika saya
mengalami kegagalan mental dalam perjalan karir saya.
Yang
perlu diketahui sebenarnya adalah cara membangkitkan kekuatan terselubung
tersebut. Karena tidak banyak orang bisa melakukannya, bahkan saat mengalami
tekanan bukannya melenting justru malah hancur berkeping-keping.
Sebelum
melahap dan menyerap setiap kekuatan terselubung tadi, akan jauh lebih jos lagi
jika kita mengkaji terlebih dahulu jenis kekuatan yang terkandung didalamnya,
apa itu? Mari kita simak bersama.
 

1.Tak ada Satupun yang Kebetulan

Dari Saya: Jika bertemu dengan orang baik ketika kita
sedang mengalami kesulitan, ingatlah bahwa itu bukan kebetulan melainkan
jawaban atas doa kita.
Saya
pernah mengalami kesulitan saat motor yang kami gunakan tiba-tiba rantainya
lepas. Saat itu ada bengkel yang buka, karena tidak kenal dan juga sudah sore
lalu mereka bilang sudah tutup pak.
Dengan
perasaan sedih akhirnya kamipun terus mendorong motor, wajah penuh peluh dan
dengan tenaga tersisa kami terus berusaha.
Tanpa
diduga, disaat kami mulai lelah bantuan tak terduga datang dan kami pun dibantu
hingga tiba di bengkel yang masih buka.
Anehnya,
tak saling kenal, tak sempat tanya nama, tak sempat salaman dan ah…lagi-lagi
hampir lupa ucapin terima kasih…untungya beneran gak lupa.
Untungya
saya sekarang bisa membuang kebiasaan “kebetulan”…
Singgah
di rumah seseorang calon klien aja masih bisa bilang itu kebetulan lewat,
padahal emang tujuannya kesitu. Itu hanya sebuah trik…bukan sesungguhnya agar
mendapat simpatik.
Teks Asli: Pastikan mulai saat ini anda yakin dan kuat
menggenggam dengan kepercayaan yang tidak terbantahkan lagi, bahwa tidak ada
yang kebetulan jika ternyata ada yang terus mengusik kita sehingga kita menjadi
tertekan atau stres.
Barangkali
menurut kita sebagai manusia biasa yang tidak punya kendali dalam kehidupan
alam semesta ini, menganggap kebetulan menerima kondisi yang membuat stress
itu. Namun tidak bagi Sang Maha Perkasa yang mengatur segala sesuatu, semua
sudah sesuai kehendakNya, lalu bagaimana cara kita mengetahui apa maksud dari
kehendak tersebut?
Mudah
saja yaitu dengan menjalani kehendak itu, dalam hal ini adalah tegar mengatasi
dan mengelola tekanan itu.
 

2.Terkandung Pembelajaran dalam Setiap Tekanan

Dari Saya: asalkan kita mau mengambil hikmah dari setiap
kesulitan maka kita akan memperolah pembelajaran.
Saya
ingat ketika saya menghadapi kemunduran karir, dunia serasa berhenti namun saya
harus tetap melanjutkan hidup. Jika saya berhenti ditengah badai, maka saya
akan semakin terpuruk dan tidak bisa melihat ada pelangi diujung badai tadi.
Hal
inilah yang kemudian membuat saya tersadar…
Saya
berusaha mencari referensi tentang bersikap positif sebanyak mungkin, saya juga
mencari hal-hal positif dalam setiap kesempatan. Saya juga mencoba
menghilangkan segala sesuatu yang berbau (-) negatif.
Beruntung
rasanya saya bisa segera keluar dari badai tersebut meskipun harus menanggung
segala konsekuensinya.
Pelajarannya,
saya harus belajar dari orang-orang yang saya anggap tidak mampu, karena
sayalah yang sesungguhnya tidak mampu.
Teks Asli: Kekuatan yang kedua ini perlu anda miliki
dalam rangka menjinakkan tekanan dan mengubahnya menjadi kekuatan, yaitu
percayalah bahwa setiap Tekanan selalu mengandung pembelajaran atau hikmah,
mengapa ini terjadi?
Bukankah
tekanan itu tetap saja suatu masalah?
Disinilah
letak rahasianya, berkaitan atau sesuai dengan kekuatan yang pertama, bahwa
tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini, maka sebagai implikasinya semua
tekanan dan masalah  atau bahasa awamnya adalah cobaan yang terjadi telah
didesain oleh Sang Maha Mengatur.
Apakah
mungkin Sang Maha Mengatur menciptakan segala kejadian di dunia ini hanya untuk
main-main? Hanya untuk kesia-siaan? Tentu tidak!
Salah
satu bukti bahwa setiap tekanan mengandung kekuatan pembelajaran adalah bahwa,
mereka yang berhasil atau sukses paripurna, selalu lahir dan dibesarkan dengan
kesulitan dan tantangan, bukan dengan kemudahan.
 

3.Pilihan terbaik diantara Pilihan Sulit adalah
Menghadapi dan Menyelesaikan Setiap Tekanan dan Kesulitan

Dari Saya: tak ada yang lebih sulit dibanding melarikan
diri dari setiap tekanan. Sebagai pecundanglah, orang yang kalah sebelum
berjuanglah, macam-macam bentuknya.
Saat
melihat karir teman-teman kita pada menanjak, sementara kita masih disini-sini
aja, rasanya ingin segera berlari.
Lari
saja tidak cukup kawan, lebih baik hadapi dan berbesar hati dalam setiap
tekanan. Besarkan hati, jangan Cuma besarkan omong, bisa-bisa dapat gelar OMDO
nantinya…
Teks Asli: Kekuatan yang ketiga ialah No matter how bad or difficult the stress must
be handling, it’s your best choice
. Berkaitan dengan 2 kekuatan
pada paragraf sebelumnya, kita lanjutkan perjalanan kita untuk menemukan 4
kekuatan yang kami anjurkan untuk bekal mengubah stress menjadi strength.
Ketika
kita berusaha menghindar dari tekanan, atau stress, percayalah dia akan terus
membayangi dan membuat hari-hari menjadi kelabu, maka sungguh kita akan
termasuk kedalam orang-orang yang merugi, karena mengisi hari dengan pelarian
dari masalah dan tekanan.
Berdasarkan
catatan sejarah, Thomas Alva Edison dalam menemukan bohlam lampu, beliau telah
mengalami kegagalah sebanyak 10.000 kali dalam percobaannya untuk membuat
bohlam lampu berpijar.
Wow
10.000 kali suatu angka yang tidak sedikit dan sulit dipercaya jika ada
seseorang yang mampu menanggung kegagalan sebanyak itu.
Namun
apa kata pak Thomas saat diwawancarai bagaimana rasanya gagal hingga 10.000
kali, Thomas menjawab, “Saya
tidak gagal, saya hanya menemukan 9.000 sekian cara yang tidak bisa digunakan
untuk membuat bohlam lampu.”
Kisah
klasik di atas membuktikan bahwa apapun yang terjadi hadapilah tekanan itu,
terimalah setiap tantangan yang membuat kita tertekan, sehingga dengan
keberanian menghadapinya kita akan tumbuh berkembang, jadi pilih kekuatan ini!
 

4.Merasakan KEBAHAGIAAN Tak Bersyarat (IKLAS)

Dari Saya: Tidak banyak orang yang bisa merasakan
kebahagiaan, bahkan tidak sedikit pula yang selalu merasakan gundah gulana
(galau dan merana). Ya itu tadi, mau bahagia tapi banyak syarat yang harus
dipenuhi.
Harus
punya banyak materi dululah baru bahagia, punya jabatan dululah baru bahagia,
atau punya isteri yang cantik baru merasa bahagia.
Sayangnya
kebahagiaan justru tak pernah diperoleh.
Ada
pula yang menjadikan bahagia sebagai tameng, “meskipun miskin saya tetap
bahagia”. Gimana mau bahagia, wong makan aja susah karena malas kerja, ya gak
bisa dapat apa-apa.
 
Teks Asli: Adanya kesalahan dalam memilih keyakinan
yaitu menempatkan Kebahagiaan dengan suatu syarat atau standar tertentu,
misalnya “Saya akan bahagia jika saya kaya raya, banyak uang, banyak harta,
jadi saya bahagia karena saya kaya, saya banyak harta, dan saya memiliki banyak
uang.”
Ini
artinya jika syarat atau standar di atas tidak ada atau belum terjadi, maka tentulah
seseorang yang memilih keyakinan itu, tidak akan pernah bahagia, jika tidak
bahagia apa pilihannya, pasti tidak jauh dengan kondisi Stress atau tertekan.
Maka
sebagai implikasinya bahwa bahagia seharusnya tidak boleh dilekatkan pada
standar atau syarat tertentu, anda wajib mengganti self talk Anda dengan,“Saya
tetap dan akan bahagia, meskipun, walaupun, walau apapun terjadi.”
 
“Saya
bahagia meskipun masih berjuang,” dan “Saya bahagia walaupun belum memiliki
keturunan,”
 dan
lain sebagainya.
Memahami
dan menjalankan 4 rahasia kekuatan terselubung ini memampukan kita dalam
menggali makna dan kekuatan yang terkandung dalam setiap tekanan.
Ada
kabar baik untuk kita semua, jika kita mengikuti dengan baik kolom yang ditulis
beliau pada Kompas, kita akan menemukan cara memberdayakan kekuatan tersebut
dalam hal pengembangan diri (termasuk pertumbuhan dan kemajuan pribadi), jadi
ikuti terus kelanjutannya.

Kredit
Poin: Kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *