4 Strategi Mencapai Tujuan Hidup yang Anda Impikan

Setiap
orang pasti memiliki tujuan pribadi yang ingin dicapai. Goal tersebut mungkin
telah kita tentukan selama berbulan-bulan,bertahun-tahun atau mungkin lebih
dari itu.
Tujuan
itu terus saja terngiang ditelinga kita, akan tetapi tidak mampu untuk kita
gapai dan bahkan selalu mengikuti kita. Sayangnya hal ini tidak bisa untuk
dikerjakan dan tampaknya sangat sulit untuk menyelesaikannya.
Meskkipun
kita sudah bekerja hingga larut malam, berangkat pagi-pagi dan akhir pekanpun
kita tetap bekerja, namun sayangnya tetap saja tujuan itu tidak dapat kita
capai. Tentu ada yang salah dengan diri kita, sehingga membuat kita
bertanya-tanya:
Apakah
saya tidak cukup baik untuk melakukan pekerjaan ini?
Apakah
tujuan tersebut benar-benar tidak realistis?
Apakah
Saya telah melakukannya dengan segenap hati dan tenaga yang saya miliki?
Mungkin
saja jawaban dari ketiga pertanyaan diatas “YA”.
Mungkin
juga hal ini merupakan kombinasi dari semuanya. Atau bisa  saja segala sesuatu yang ada disekeliling
kita terus saja mengganggu kita, mengurangi fokus pada titik dimana kita harus
menghasilkan fokus internal dan dorongan untuk mencapai apa yang kita inginkan.
Berikut
ini adalah beberapa hal yang perlu kita lakukan diantaranya:
Strategi Mencapai Tujuan Hidup
 

1.Menghilangkan semua Pemberitahuan
dari Smartphone

Setiap
saat kita dibombardir oleh pemberitahuan, 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu.
Bahkan ketika kita menggunakan komputer atau laptop, pemberitahuan itu selalu
muncul, meskipun bisa kita biarkan berlalu namun akan terus muncul.
Belum
lagi ketika kita menggunakan ponsel, selalu ada pemberitahuan untuk update OS,
update berbagai aplikasi yang kita gunakan, mereka seolah-olah terus menatap
kita dengan wajah memelas meminta kita untuk mendownloadnya.
Ditambah
lagi pemberitahuan email masuk, sosial media yang terkadang berdengung lebih
keras dari yang kita bayangkan.
Tentu
dari semua pemberitahuan itu ada yang penting, akan tetapi ketika kita sedang
fokus dengan pekerjaan, kita tidak harus mengecek email yang berhubungan dengan
pekerjaan atau email dari teman untuk janjian.
Kita
sebenarnya bisa menghilangkan gangguan tersebut pada titik dimana kita tidak
bisa melihatnya.
Saat
saya ingin fokus mengerjakan tujuan saya, maka saya harus mematikan smartphone
kemudian meletakannya agak jauh sehingga tidak bisa dijangkau. Tujuannya tentu
agar kita bisa fokus pada tujuan, ketika ada pemberitahuan maka saya tidak bisa
menjangkaunya untuk mengeceknya.
Selain
itu, saya melakukannya secara sadar dan membuat keputusan yang tepat.
Ketika
kita mulai membuka browser, pemberitahuan untuk update ektensi add on juga tak
kalah menggoda untuk mengganggu kita.
Misalnya
saat kita mulai mengakses situs tertentu, kita menemukan fakta bahwa kita tidak
bisa membukanya lagi karena tidak diupdate. Satu-satunya cara adalah dengan
menghapus ektensi tersebut.
Ketika
kita ingin menghapus ekstensi tersebut pun kita juga tak lepas dari gangguan.
“Ah, kan sambil menghapus kita bisa sekaligus membuka facebook.” Dan ketika
kita ingin menghapusnya, kita mulai bertanya dalam hati: “apakah saya tidak
punya waktu sekitar 30 menit untuk lebih longgar sambil mengakses sosial
media?”
Hal
ini terus muncul dikepala kita, karena merasa hal itu mengasyikan akhirnya kita
melakukan dan kembali pada gangguan tadi.
Rasa
tidak bersalah adalah emosi terbesar di dunia, namun bila hal ini bisa membuat
kita fokus pada tujuan kita, maka hal ini akan jauh lebih efektif.
 

2.Fokus pada Satu Pekerjaan yang
Anda Pilih

Setelah
kita menonaktifkan semua pemberitahuan pada tahap 1, ternyata kita tidak serta
merta lepas dari gangguan. Bahkan terus saja memegang kendali atas diri kita.
Mungkin
kali ini datang lebih halus, lebih mirip sebagai keinginan hati kita.
Memang
semua itu kadang datang dan pergi, akan tetapi selalu ada. Seperti: omelan
Anda, atau kembali pada perasaan masa lalu yang mengganggu, sehingga hal ini
mengganggu tujuan kita yang sesungguhnya.
Apakah hal ini penyebabnya?
Mungkinkah
salah satu tujuan Anda, atau mungkin semuanya?
Atau
mungkin saja Anda memiliki terlalu banyak tujuan?
Ini
adalah hal paling sulit dimana banyak orang sedang berjuang, mereka ingin
mencapai begitu banyak hal dalam hidupnya.
Akan
tetapi kita harus membuat pilihan sulit untuk tetap bergerak maju dalam hidup,
bahkan terkadang harus berkorban demi mencapai tujuan kita.
Ketika
saya membuka blog yang saat ini saya kelola, saya harus membiarkan beberapa
blog terbengkalai bahkan dalam setahu saya tidak pernah menulis satu artikel
pun disana.
Setiap
kali saya mengingatnya, saya merasa sangat bersalah. Namun saya harus membuat
pilihan untuk menghapusnya, meskipun hal ini sulit. Ketika saya bisa fokus,
maka hal ini baru akan kita sadari.
Kini
setiap minggu saya memiliki waktu hingga 1 jam sehari dan saya bisa fokus
menulis tentang hal-hal positif yang saya alami ketika saya fokus pada tujuan.
Jika saya tidak mengambil keputusan, maka semua tidak akan berjalan.
 

3.Menghapus Semua Gangguan yang
Menghampiri Anda

Saya
ingin ketika membiarkan salah satu blog berbayar yang saya kelola terhapus
secara otomatis. Saya merasa sedih dan seolah-olah saya orang yang paling
gagal. Bahkan hingga 6 bulan saya masih merasakan kekecewaan.
Akan
tetapi seminggu setelah berlalu, gangguan ini tidak lagi membayangi saya, saya
bisa bisa berpikir lebih produktif dan energi saya bisa difokuskan pada tujuan
yang ingin saya tuju.
Ketika
saya berhasil menghapus gangguan ini, saya benar-benar fokus.
 

4.Menghindari Dualitas Peluang

Bukanlah
perasaan yang fantastis jika seseorang yang tidak Anda ketahui telah melihat
pekerjaan Anda, kemudian berkata begini:
“Melihat
pekerjaan Anda, sepertinya kita bisa makan siang atau mungkin Anda dapat
membantu mengerjakan proyek ini atau yang lain seperti Anda pasti bisa
menyampaikan presentasi ini bersama kami, dan lainnya”
Begitu
banyak perasaan yang muncul pada satu titik waktu.
Sebenarnya
saya suka dengan perasaan demikian, namun tentu saja hal ini memberi dorongan
bagi kita untuk melakukannya.
Memang
proyek itu sangat bagus untuk dikerjakan, akan tetapi hal itu seperti pedang
bermata dua. Apakah kita sudah yakin kalau itu proyek yang bagus? Bagaimana jika
terlalu besar, tidak sejalan dengan dimana kita memfokuskan tujuan awal kita,
sehingga hal itu hanya akan mengalihkan fokus kita.
Mengambil
kendali pada gangguan Anda samal halnya dengan membuat keputusan sulit. Anda
tidak dapat melakukan semua itu secara bersamaan, tidak peduli seberapa keras
Anda mencoba, Anda tidak bisa.
Jadi
kadang-kadang kita harus memilah-milah apa yang kita pilih untuk dilakukan dan
peluang yang kita ambil. Anda tidak perlu apatis tentang hal itu, tetapi Anda
harus jujur pada diri sendiri tentang hal itu.
Pilihlah
peluang yang paling sejalan dengna tujuan Anda, lalu buang semua sisanya.
Ada
beberapa perasaan tidak nyaman di sini seperti frustrasi, rasa bersalah,
kehilangan, keterpaksaan. Semua yang Anda butuhkan berkaitan erat dengan cara
Anda dalam mengambilalih kendali atas gangguan Anda. Jawabannya tidak selalu
mudah dan bisa melibatkan beberapa hal dalam pencarian jiwa serta pada apa yang
benar-benar ingin Anda capai.
Menghapus
semua game dan aplikasi yang tidak perlu dari ponsel Anda memang mudah, tetapi
menolak peluang atau melawan perasaan bersalah ketika Anda mulai mengabaikan
perasaan pada umumnya sangat sulit.
Jika
anda serius dalam mencapai tujuan Anda, tidak hanya mencapainya akan tetapi
melebihinya, maka Anda perlu mengambil alih kendali atas apa yang mengganggu
Anda.
Karena
jika tidak, atau jika Anda membiarkannya merajalela, maka ketika Anda terlambat
menyadarinya, dalam sekejap dampaknya akan jauh lebih buruk dari yang Anda
duga. Kecuali jika Anda menguasainya dan memegang kendali sejak awal, Anda akan
mencapai tujuan Anda dengan mudah.

 

Selamat
mencoba!

2 Replies to “4 Strategi Mencapai Tujuan Hidup yang Anda Impikan”

    • daniel

      dualitas peluang menyulitkan kita untuk fokus pada tujuan sehingga semkin menjauhkan kita dari keberhasilan. lebih baik fokus pada satu hal hingga mencapai hasil yang baik ketimbang melakukan keduanya setengah2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *