6 Pertanyaan Berikut Harus Anda Jawab ‘Ya’ Sebelum Anda Memutuskan untuk Menjadi Seorang Pebisnis

Banyak orang berpikir bahwa menjadi
seorang pebisnis/pengusaha itu enak dan menyenangkan. Karena selain berpotensi
mendapatkan penghasilan tak terbatas (unlimit income), juga berpenampilan parlente,
menarik dan kesannya sungguh luar biasa.
Akan tetapi pernahkah Anda berpikir
seorang pengusaha itu juga memiliki resiko, selain tidak menghasilkan income sama
sekali, sewaktu-waktu juga bisa bangkrut? Untuk itu, 6 pertanyaan yang akan
kita ulas kali ini, menuntun kita pada pilihan yang tepat. Sudah siapkan Anda
untuk melanjutkan? Mari kita mulai.
Kewirausahaan baru-baru ini menjadi
topik yang paling seksi dan trendi utuk dibicarakan. Media akhir-akhir ini
selalu mengulas tentang kesuksesa Go-Jek yang mengangkat derajat tukang ojek,
atau Bukalapak yang sukses mengajak UKM berjualan online dengan sukses?
Pernahkah Anda berpikir bahwa suatu
saat Anda kelak juga bisa seperti mereka? Memiliki sebuah bisnis yang sukses
dan menjadikan Anda semakin populer di seluruh jagad raya ini.
Sementara itu kewirausahaan dapat
bermanfaat pada berbagai tingkatan, hal itu membutuhkan karakter orang tertentu,
apakah seseorang yang langsung terjun berbisnis setelah sekolah/kuliah atau
merintis usaha mulai dari nol.
6 Pertanyaan Berikut Harus Anda Jawab 'Ya' Sebelum Anda Memutuskan untuk Menjadi Seorang Pebisnis

 

Ada begitu banyak pertanyaan yang
dapat kita tanyakan pada diri sendiri sebelum memutuskan untuk menjadi seorang
pebisnis dan pertanyaan-pertanyaan ini berhubungan dengan sebuah keadaan
tertentu. Nah, kali ini kita akan fokus pada 6 hal pasti yang wajib Anda jawab ‘YA’
Sebelum berbisnis.

Pertanyaan#1.
Apakah Anda mampu untuk mengambil risiko secara finansial?

Seseorang yang baru saja lulus
kuliah (fresh graduate) dengan sedikit atau tidak ada kewajiban keuangan
memiliki risiko keuangan lebih kecil jika dibandingkan dengan seseorang yang
berkeluarga, hipotek, angsuran pinjaman mobil dan semua lainnya tagihan bulanan
sebuah keluarga.
Anda perlu memahami risiko keuangan
yang besar terkait dengan memulai sebuah bisnis. Ide Anda mungkin gagal, Anda
mungkin tidak dapat membayar sendiri hutang tersebut untuk jangka waktu yang
panjang dan selalu ada kemungkinan kehilangan itu semua.
Jika Anda sudah memiliki setumpuk
kewajiban keuangan, memulai bisnis mungkin perlu dipertimbangkan secara cermat.
Skenario yang mungkin tidak ideal, tapi masih mungkin untuk menemukan
keberhasilan dengan cara ini. Jika Anda tidak memiliki kewajiban seperti mereka,
dan Anda sepenuhnya percaya pada ide Anda, sebaiknya segera action.

Pertanyaan
#2. Apakah Anda memiliki sistem pendukung yang kuat?

Jika Anda memutuskan untuk memulai
bisnis, perjalanan akan penuh liku dan banyak persimpangan, masing-masing
dengan dengan tingkat kesulitan berbeda, Anda akan memiliki banyak pertanyaan
dari mereka.
Sangat penting untuk melengkapi diri
dengan sistem pendukung yang kuat terutama untuk membantu Anda dalam memecahkan
berbagai masalah, mencari jawaban dan akan selalu ada ketika Anda memerlukannya.
Memiliki keluarga, teman, mentor dan
koneksi dari beragam industri untuk beralih ke bisnis yang lain akan sangat
meningkatkan peluang bisnis Anda menjadi sukses. Dukungan moral dari mereka tak
ternilai harganya. Jauhkan keraguan Anda karena meracuni pikiran Anda dan harus
dihindari jika Anda ingin sukses.

Pertanyaan
#3. Jika Anda terus mengalami kegagalan usaha/terjatuh, apakah Anda akan terus
mendapatkan motivasi lebih?

Anda akan menemui kegagalan, dan
mungkin beberapa kali terjadi selama Anda berbisnis. Ada juga kemungkinan
membuat keputusan yang salah yang menyebabkan Anda jatuh dan terjun bebas. Jika
Anda mengharapkan hal ini berjalan lancar, sebaiknya buang jauh-jauh niat Anda berbisnis.
Anda bahkan tidak sedang bermain video game, dimana Anda bis menyerang
semaunya. Ingat, jika Anda gagal Anda pasti menjadi frustrasi.
Apa yang membedakan seorang pengusaha
telah berkali kali mengalami kegagalan namun tetap mencobanya hingga akhirnya mengalami
kesuksesan? Itu semua hanya keuletan dan kesediaan mereka untuk mengambil
pelajaran atas kegagalan yang dialami dan kesediaan mereka untuk terus
melakukan dengan cara berbeda dan usaha lebih.

Pertanyaan
#4. Dapatkah Anda tetap termotivasi, bahkan tanpa kemewahan pribadi dan
kemudahan?

Beberapa orang pengusaha pernah
mengalami kesulitan ketika awal-awal merintis usaha. Bahkan tidur saja tidak
semewah tinggal di pondok ladang. Jika Anda pada situasi ini, bisakah Anda
tetap termotivasi 100% untuk terus melakukannya meskipun tidak menikmati
kemewahan?
Jika tidak, kewirausahaan mungkin bukan
jalan hidup Anda. Ini merupakan pengorbanan pribadi yang membuat perbedaan
terbesar. Apakah Anda menjual mobil pribadi Anda dan menggunakan transportasi
umum untuk pergi ke kantor Anda jika itu berarti mampu untuk meningkatkan nilai
investasi lebih banyak uang ke dalam bisnis Anda? Apakah Anda menjual rumah
Anda dan pindah ke sebuah apartemen kecil jika itu berarti mampu mengembangkan
bisnis Anda lebih cepat?
Jika Anda menginginkan sebuah
kesuksesan dalam bisnis, Anda tentu akan melakukan apa pun, sementara sisanya sinar
laser yang terfokus dan termotivasi.

Pertanyaan
#5. Apakah Anda memahami bahwa keseimbangan antara kerja & hidup Anda akan menjadi
sangat tidak seimbang di awal menjalankan bisnis?

Sebagian besar waktu Anda akan dialokasikan
untuk bisnis Anda terutama pada awal merintis bisnis. Anda akan kehilangan
banyak waktu untuk melihat teman-teman dan keluarga dan kehilangan banyak
hal-hal kecil yang Anda kerjakan, seperti kumpul bersama rekan kerja di akhir
pekan. Sebaliknya, Anda akan memiliki malam yang panjang di kantor dan akhir
pekan selalu dipenuhi dengan kerja dan kerja.
Anda harus bersedia untuk melakukan
semuanya ketika merintis usaha. Ketika Anda memulai bisnis, semuanya Anda yang
melakukannya. Ini sejumlah besar tekanan dan tantangan yang beberapa diantaranya
tidak dapat Anda tangani. Seiring waktu, Anda akan dapat menciptakan
keseimbangan kerja / hidup sehat, tetapi mengertilah bahwa itu akan sangat
tidak seimbang pada awal Anda merintis usaha.

Pertanyaan
#6. Dapatkah Anda membayangkan kesuksesan Anda?

Percayalah bahwa Anda bisa dan Anda sudah
setengah jalan di sana. – Theodore Roosevelt

Itulah salah satu kutipan favorit
saya tentang membayangkan kesuksesan. Jika Anda tidak dapat membayangkan
sukses, maka Anda tidak siap menjadi seorang pebisnis.
Anda perlu melihatnya, dan
melihatnya dengan jelas. Anda harus bangun kemudian membayangkan kesuksesan
Anda. Anda harus memiliki gambaran yang terukir di kepala Anda. Anda perlu
bermimpi tentang hal itu ketika Anda pergi tidur.
Jadi,
apakah Anda sudah menjawab “ya” semua pertanyaan diatas?
 

 

Jika Anda memiliki pendapat dan
pertanyaan lain dari yang diutarakan diatas, silahkan bagikan melalui kolom
komentar dibawah ini. Jika Anda merasa bermanfaat, silakan bagikan kepada
teman-teman Anda melalui saluran sosial media Anda.

8 Replies to “6 Pertanyaan Berikut Harus Anda Jawab ‘Ya’ Sebelum Anda Memutuskan untuk Menjadi Seorang Pebisnis”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *