7 Cara Melatih Disiplin Waktu

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona
Setiap orang diberikan hadiah berupa
waktu yang sama oleh Tuhan, namun tidak semuanya mampu untuk menggunakan waktu dengan
baik. 

Hanya sebagian kecil saja orang didunia yang dapat mengelola waktunya
dengan baik sehingga dapat meraih sukses. 

Sebagian lagi hanya bisa menelola
waktu yang dimiliki sementara sisanya memiliki waktu yang terbuang percuma.

Semua orang (termasuk Anda dan Saya) selalu berpikir bahwa kesuksesan seseorang dalam
membagi waktu tentu tidak lepas dari kata disiplin. 

Ya, itu memang benar adanya.
Oleh karenanya sewaktu masih dibangku sekolah hingga kuliah dulu, kita selalu
memiliki jadwal. 

Tujuannya adalah agar kita belajar disiplin.

Didalam mengelola waktu, kita hanya dihadapkan
pada dua pilihan yaitu sukses dan gagal mengelola waktu. 

Sukses mengelola waktu
berarti kita selalu memiliki waktu yang cukup sedangkan gagal mengelola waktu
selalu kehabisan waktu. 

Keduanya memiliki perbedaan yang mencolok, akan tetapi
sulit untuk ditemukan  celahnya.

Berada dibagian manakah sesungguhnya
kita sekarang?
Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu
tidak semudah membalikan telapak tangan bukan. 

7 Cara Melatih Disiplin Waktu
Source: googleimage

Nah untuk itulah mari kita simak 7 Cara Melatih Disiplin Waktu berikut ini:

  •  Tentukan prioritas

Mulailah untuk mengatur waktu agar
lebih efisien dengan caa menentukan prioritas. 

Tugas-tugas penting selalu
berada diurutan teratas dalam jadwal Anda. 

Untuk memulainya Anda bisa mencoba
prinsip Pareto, dimana 80% dari prestasi Anda dilakukan dengan melakukan 20%
usaha Anda. 

Mulailah untuk bekerja cerdas dan sederhana. Jangan sekali-kali
mengabaikan tugas penting Anda, agar hasil Anda benar-benar signifikan.

Artikel lainnya: 4 Tips Bekerja
Cerdas

  • Buat rencana SMART

Maksud dari
rencana SMART adalah Specific, Measureable, Achievable, Reasonable, Timeline. 



Dalam
membuat rencana hendaknya mempertimbangkan 5 hal tadi. 



Rencana yang spesifik,
terukur, dapat kita capai, dan realistis akan membantu kita dalam menyelesaikan
pekerjaan. 



Buat jadwal untuk menyelesaikan tugas/pekerjaan paling sulit diawal
pekan setiap minggunya, agar diakhir pekan Anda bisa lebih santai.

  • Hindari sikap perfeksionis

Belajar menghindari kesempurnaan
akan membantu Anda dalam membagi waktu. 

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Bergumul tanpa akhir dalam mencari
kesempurnaan terutama untuk hal-hal sepele dan tidak penting akan sangat
membuang waktu Anda. 

Mulai saat ini, luangkan waktu Anda untuk mengerjakan hal-hal
penting prioritas dan mungkin lebih menyenangkan. 

Bila terjadi kekeliruan segera
perbaiki dan jangan larut dalam penyesalan.

  • Hindari kebiasaan menunda

Menunda tugas penting untuk sesuatu
yang sepele memang akan merugikan diri Anda sendiri. 

Bila kewajiban itu memang
penting, lakukan sesegera mungkin dan alokasikan waktu Anda untuk
menyelesaikannya.

Sebagai contoh, Anda menunda untuk
menghubungi orang tercinta (suami/isteri dan anak) hanya untuk acara tv
kesayangan Anda. 

Ingat, momen penting akan terlewatkan bila waktunya tidak
tepat dan kita harus menyadari itu semua serta melibatkan diri secara aktiv didalamnya.

  • Bersikap tegas

Mengatakan “tidak” dan menolak tugas
yang tidak dapat kita lakukan tentu akan menjadi dilematis. 

Untuk itu, mulailah
bersikap tegas terhadap kedua hal itu. Jika memang kita tidak mampu untuk
menyelesaikannya jangan pernah memaksakan diri.

Bila Anda kehabisan waktu dan merasa
stres, maka akan lebih baik menolak undangan makan siang atau makan malam
keluarga. 

Kita perlu menyadari bahwa kita tidak memiliki kewajiban untuk mempersingkat
segalanya dalam sekejab.

  • Jangan melupakan diri sendiri

Dalam membuat rencana, hendaknya
tidak lupa menyertakan kegiatan yang berkaitan dengan kesenangan dan waktu
istirahat untuk kita sendiri. 

Selama waktu itu tiba, pastikan kita benar-benar
berhenti dari pekerjaan, bersantai dan lakukan isi ulang baterai semangat Anda. 

Jika diperlukan rebahkan sejenak badan Anda untuk menghilangkan rasa penat
seharian beraktivitas. 

Misalnya Anda berhasil untuk mengurangi waktu Anda untuk
menonton tv. 

Berikan penghargaan kepada diri Anda sendiri ketika berhasil menghindari
kebiasaan yang melelahkan.

  • Buat Rencana Cadangan

Masukan dalam daftar rencana Anda
waktu ekstra untuk tugas-tugas yang tidak terduga seperti mengisi ulang baterai
handphone. 

Lakukan revisi terhadap rencana Anda secara berkala untuk kegiatan
yang tidak terduga. 

Hal-hal yang memakan waktu lebih lama seperti mengisi ulang
baterai HP dan antrian panjang mengisi ulang bensin kendaraan Anda, lakukan hal
ini untuk solusi alteratif kedua hal ini.

Nah,
setelah menyimak 7 Cara Melatih Disiplin Waktu diatas tadi, Anda tentu sudah memiliki jawaban bukan. 

Silahkan
dijawab sendiri dalam hatinya ya, dan yang paling tahu kemampuan Anda hanyalah
Anda sendiri. 

Temukan juga sejuta manfaat dalam mengelola kekuatan pikiran dalam Ebook Bengkel Pikiran.

Semoga
tips ini bermanfaat dan selamat mencoba!

Pesan

68 Komentar

  1. menulis:

    Melatih disipin waktu menjadi suatu konsep penting untuk membangun kepemimpinan yang efektif ya mas

    1. menulis:

      iya banget. komen yang keren

      1. menulis:

        @Achmad F: Saya setuju dengan pendapad ANda mas Achmad. Waktu menjadi penting karena waktu tidak dapat kembali….

        @Zach: Betul mas, komennya memang membangun…

      2. menulis:

        kerenan mana dengan saya, coba?

        1. menulis:

          kayaknya lebih keren mang lembu dech komennya….thanks ya mang atas apresiasinya

  2. menulis:

    menunda waktu, itu yang sering saya lakukan
    bener2 sikap destruktif koq sebenarnya. semoga saya bisa memperbaikinya

    1. menulis:

      Bukan cuma mas Zach aja kok yang sering menunda, ada jutaan orang sering menunda untuk melakukan sesuatu terutama untuk kebaikan. Semoga cepat diperbaiki aja mas Zach. dan Sukses menyertai Anda

      1. menulis:

        tumben kang zach komentarnya keren…ngga salah minum obat ya kang?

        1. menulis:

          Mungkin obatnya baru habis mang….jadi kembali oke

  3. menulis:

    hanya tujuh cara melatih disiplin waktu, tapi…meskipun hanya tujuh, tapi ketujuh-tujuhnya tidaklah mudah untuk dilakukan dengan seksama…makanya perlu dilatih secara berkesinambungan kan?

    1. menulis:

      Betul, meskipun sederhana tapi harus tetap konsisten dan berkesimbungan…..dan perlu pengorbanan juga kang

  4. menulis:

    menunda-nunda waktu yang sering saya lakukan kang, kayanya harus segerai mulai dibenahi nih. Sangat inspiratif sekali nih kang daniel artikelnya, sangat menjadi acuan bagi saya agar bisa mendisiplinkan waktu. trims

    1. menulis:

      Iya mas, untuk mendisiplinkan diri memang tidak semudah membalikan telapak tangan….perlu adanya pengorbanan

  5. menulis:

    cara tersebut mungkin bisa saya terapkan mulai sekarang mas, karna saya juga ingin melatih disiplin waktu.terimakasih mas daniel..

    1. menulis:

      Silahkan diterapkan mas, semoga berhasil

    2. menulis:

      amin, mudah-mudahan mas..

      1. menulis:

        Oke mas. Semoga berhasil

  6. menulis:

    betul itu mas, hambatan saya dalam mendisiplinkan diri adalah ketika konflik batin ingin sesempurna mungkin tapi apa daya waktu tak cukup. sangat bermanfaat tipsnya

    1. menulis:

      Disiplinkan diri itu memang perkara sulit, asal mau coba pasti bisa kok

  7. menulis:

    "Hindari kebiasaan menunda" Ini salah satu poin yang sering banget saya lakukan mas, malah suka kebiasaan jadinya. Giliran waktunya udah mepet baru deh dikerjain…

    1. menulis:

      Biasanya kalau waktu udah mepet, kekuatan penuh ngerjkannya mas. Kalau memang bisa dihindari, sebaiknya dihindari….

  8. menulis:

    hem yang sulit dalam pekerjaan sehari hari adlah kontinyu dan disiplin mas,karena kesibukan kadang bisa lupa segalanya,hehehehehe, tapi dengan cara melatih disiplin waktu diatas bisa saya coba terapkan agar bsa lebih konsisten,trims ya

    1. menulis:

      Iya mas, silahkan di praktekan….semoga berhasil

      1. menulis:

        intinya fokus dan konsentrasi kayaknya…kadang orang gagal karena tidak fokus pada satu pekerjaan dan tidak konsentrasi sewaktu mengerjakannya.

        1. menulis:

          Bs dibilang seperti itu mbah…..dan tentunya ada hal penunjang lain

  9. menulis:

    Makasih infonya bang 🙂

    1. menulis:

      Oke, sama-sama

  10. menulis:

    Disiplin memang satu kata yang gampang untuk diucapkan tetapi sangat sulit untuk dilakukan. Padahal tidak ada yang sukses kalau tidak buah dari kedisiplinan. Trimakasih untuk tips min (y)

    1. menulis:

      Oke mas, sama-sama. Memang benar mas, disiplin adalah salah satu kunci sukses

  11. menulis:

    kadang kebanyak orang suka menunda pekerjaan dan malas untuk bergerak melakukan sesuatu. akhirnya bekerja jadi gak semangat dan itu sangat merugikan dari segi pekerjaan dan target waktu yang harus ditempuh….

    1. menulis:

      Bener mbah, kalau dibiarkan ntar jd kebiasaan dan lama kelamaan bs jd karakter yg ngaret

  12. menulis:

    disiplin itu jadi perkara utama penghambat keberhasilan terutama suka menunda pekerjaan

    1. menulis:

      Iya mas, kalau mau sukses musti disiplin

  13. menulis:

    untuk landasan utamanya, sy lebih ke kebiasaan menunda waktu sj Mas Dan..!,

    oiyya.. jdi ingat kata teman.. skrg sdh jadi pengusaha sukses..
    saat bertemu dg beliau sy takjub..perubahan drastis, pdahal pernah bergelut di bidang yg sama..

    kata beliau,
    memanfaatkan waktu saja kuncinya.. "Orang normal kerja 8jam perhari, saya bisa dibilang lebih dari 8jam sehari.. orang sudah nyenyak tidur ..saya terjaga dan sempatkan waktu tuk berfikir dan menyusun perencanaan"

    orangya tidak berubah sama sekali Mas Dan.. salut dgn kawan inih.. meski umur beliau terpaut jauh dari saya, tp kalo ketemu.. suasananya seperti seumuran sj Mas Dan.. he..he.he.. suka tostos..give five katanya hehehe

    1. menulis:

      Salam buat temannya kalau ketemu mas. Makasih atas partisipasinya ya, semoga kita semua semakim displin

  14. menulis:

    saya juga sering tidak disiplin, biasanya saya bikin pengingat atau rencana kegiatan 😉

    1. menulis:

      Tips dan cara mengatasinya boleh jg tu…pengingat pd smartphone kan sering diliht

  15. menulis:

    Terima kasih masukkannya mas..sangat bermanfaat

    1. menulis:

      Iya, sama2 mas

  16. menulis:

    wah cocok ni buat ngatasin budaya ngaret hha

    1. menulis:

      Iya mas, thanks ats dukungannya

  17. menulis:

    hal itu yang terkadang saya ndak bisa mengaturnya mas, apalagi waktu istirahat 😀

    1. menulis:

      Awalnya memang sulit mas tp kalau udH dicoba ntar jg jg kebiasaan yg baik kok….intinya kan hrs ada kemauan

  18. menulis:

    nah ini, ngatur waktu yang kadang sulit, apalagi klo berhungan dengan pihak lain..misal orang lain ngaret, berdampak juga dg jadwal waktu kita.

    makasih tipsnya mas, coba diterapin

    1. menulis:

      Silahkan diterapin mas, semoga berhasil ya. O iya ketika berhubungan dgn org lain kita jg hrs tetap berusHa tept waktu….meskipun org lain yg ngaret

  19. menulis:

    Kalau gue sih cukup buat jadwal aja kegiatan sehari hari dengan detil. Mau nggak mau harus diturutin….

    1. menulis:

      Cuk dgm jadwal si sebenarnya tapi memang rutin melakukannya

  20. menulis:

    Ya, karena disiplin juga perlu dilatih. Bila pelatihannya dilakukan sejak dini, mungkin tatkala dewasa tak begitu sulit untuk terus mengembangkan dan menyesuaikan, mengingat kegiatan manusia yang semakin banyak dan terus saja meningkat.

    Tentu saja, penyesuaian dalam membagi waktu harus dilakukan secermat dan sepandai mungkin untuk membuat Hidup lebih disiplin

    1. menulis:

      Betul mas, didiplin memangerlu latihan srjsk dini

  21. menulis:

    Buat proritas
    Bersikap tegas
    Jangan dekati malas
    Semua masalah tuntas
    Waktupun terisi hal pantas

    1. menulis:

      Mantap juga pantunnya

  22. menulis:

    Menunda waktu sepertinya dominan pada sifat saya mas, rada susah di ilangin kadang sudah direncanakan cuman diulur gitu aja selalu…

    1. menulis:

      Masih bisa diubah kok asalkan ada kemauan dan perlu pengorbanan

  23. menulis:

    Kebiasaan menunda sulit banget deh buat dibasmi…

    1. menulis:

      Sebenarnya masih bisa, asalkan mau usaha mas dan tentunya perlu pemgorbanan

  24. Betul juga mas, seringkali kita tidak menghiraukan waktu padahal perlu buat dikelola, makasih ulasannya sangat membantu buat menyadarkan diri saya yang terkadang suka lepas waktu hehe

    1. menulis:

      Iya mas adam, sejatinya waktu memang harus dikelola agar tidak terbuang percuma……makasih jg atas partisipasinya pasa artikel ini…….

  25. 1 lagi hilangkan rasa malas

    1. menulis:

      Boleh juga, tambahan yang bagus. Terima kasih atas partisipasinya ya mas/mbak

  26. menulis:

    nah itu dia mas, kebiasaan menunda sepertinya rada sulit nih, dan setelah ditunda trus lupa trus terbengkalai deh.. hehe, harus lebih disiplin lagi ya mas…

    1. menulis:

      Menunda itu emang enak teh, sekali saja dilakukan nanti pasti ketagihan…untuk itu jangan pernah menunda

  27. menulis:

    nah sesuatu yang ditunda-tunda sangat mencerminkan bahwa kita tidak disiplin waktu,jadi kebiasaan menunda harus segera dihindaria agar kita bisa displin waktu.terimakasih tipsnya 🙂

    1. menulis:

      Menunda bisa dikatakan sebagai penyakit sosial, jadi penyakit ini belum ada obat medisnya dan yang bisa amenyembuhkannya adalah diri kita sendiri

  28. menulis:

    Bicara tentang mengantri di Indonesia masih sangat sulit didisiplinkan, sehingga diperlukan alat atau pembatas antrian sehingga tidak melebar dan tidak terkendali.
    Kami siap membantu anda dalam memenuhi kebutuhan tiang antrian, silahkan cek Koleksi Tiang Antrian Murah

    1. menulis:

      Bagus sekli, silahkan promo asalkan tidak titip link aktif

  29. menulis:

    SUKA, MANFAAT BGT,, IZIN COPAS MAS
    http://kaurtercinta.blogspot.co.id/

    1. menulis:

      sertakan link kredit kalau mau copas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *