Inilah 7 Contoh Bahasa Tubuh dan Artinya, untuk Sukses Dalam Bisnis

contoh bahasa tubuh dan artinya

Kata kata yang Anda ucapkan bisa mengungkap lebih banyak dari yang Anda duga. Kemungkinan perkataan anda bisa ditafsirkan dalam 3 cara: apa yang anda katakan, cara anda mengatakannya dan bahasa tubuh anda.Boleh dibilang, 90% pesan dan kesan dibuat dalam 10 detik pertama. Itulah sebabnya, komunikasi nonverbal juga sangat penting.

Dalam bisnis, memahami bahasa tubuh yang anda kirimkan dan belajar membaca pesan yang dikirimkan balik kepada Anda, bisa mengubah seluruh dinamika hubungan bisnis. Sayangnya bahasa tubuh itu sangat rumit.

Gerakan tertentu saja sering mengandung beragam makna. Mempelajari beberapa aspek dari komunikasi nonverbal dapat mengembangkan hubungan bisnis yang baik.

Ingin tahu seperti apa contoh bahasa tubuh dan artinya dalam bisnis, simak ulasan berikut dan praktekan saat Anda menjalankan bisnis dan bertemu klien.

1.Postur Tubuh

Cara berdiri bisa mengungkap banyak hal tentang diri Anda. Berdiri bungkuk dapat menunjukan esteem rendah dan nervous. Berdiri tegak dengan berat badan seimbang pada kedua kaki menunjukan anda percaya diri dan tertarik.

Sayangnya sebagian orang cenderung tegang ketika berdiri tegak. Pastikan anda tidak mengencangkan otot, mencengangkan rahang, karena akan mengesankan Anda tegang dan nervous. Boleh nervous, tapi jangan ditunjukan pada lawan bicara Anda.

Lengan rileks disamping badang. Jangan memasukan tangan ke dalam saku, karena hal ini bisa diterjemahkan bahwa Anda sedang menyembunyikan sesuatu. Hindari mengepalkan tinju yang menunjukan agresi dan tegang.

Tangan harus terbuka dengan telapak tangan terlihat. Hal ini mengungkap bahwa anda bisa dipercaya, ini merupakan sifat terpenting dalam dunia bisnis. Baca juga: 7 Bisnis Industri Kreatif yang Menginspirasi.

Hindari juga melipat lengan di dada. Posisi ini mungkin nyaman untuk Anda, tapi menunjukan anda bosan dengan mereka dan menutup diri. Junga menysratkan (memberi sinyal) anda tidak setuju dengan mereka.

 

2.Kontak Mata

Membuat kontak mata langsung ketika pertama kali bertemu, sangat penting untuk menciptakan kesan pertama yang baik. Selain menandakan percaya diri, juga bisa menyatakan kejujuran.

Pertahankan kontak mata paling sedikit 50% sampai 60% dari waktu, tetapi jangan terlalu banyak. Jangan menatap. Terus menerus menatap seseorang cenderung membuat orang tidak nyaman dan sering diisyaratkan sebagai agresi. Dan juga bisa membuat orang-orang menganggap anda aneh.

Saat membuat kontak mata, hindari melihat kebawah atau kesamping kiri dan kanan. Melihat kebawah menandakan anda merasa tidak aman. Melihat ke kiri kanan menunjukan anda nervous dan tidak jujur. Melihat ke kiri diduga menunjukan kejujuran dan melihat ke kanan menunjukan tidak jujur.

Aspek lain yang perlu diperhatikan dalam kontak mata adalah mengedipkan mata. Orang-orang sering mengedipkan mata ketika nervous, gelisah, atau sedang berdusta. Lakukan upaya sadar untuk memperlambat kedipan mata di tengah situasi stres.

Sayangnya secara umum, kita sering kali tidak menyadarinya. Untuk membantu, siapkan diri sebelum rapat atau acara.

 

3.Jabatan Tangan

Anda bisa belajar banyak dari cara orang lain berjabat tangan. Indikator tentang type orang yang akan anda hadapi. Jabat tangan yang baik harus kencang dan agak sama tekanan dengan yang diberikan orang lain, untuk menunjukan kesetaraan.

Jabat tangan yang terlalu kencang menunjukan anda ingin menguasai. Jabat tangan lemah menunjukan anda merasa tidak nyaman, jadi gunakan jabat tangan sedang dan merata.

Sebagian orang bermasalah dengan telapak tangan berkeringat lepas dari nervous atau tidak. Jika mengalami masalah ini, coba krim antiperspirant atau spray untuk mengatasi kelembapan. Gunakan jenis yang tidak terlihat agar tidak meninggalkan kesan buruk.

 

4.Gerakan

Gerakan seperti melambai atau menggaruk punya arti beda dalam budaya beda. Saat berhadapan dengan klien atau rekan dari negara lain, pastikan untuk riset terlebih dahulu sebelum menggunakan gerakan tertentu. Menunjukan misalnya, dianggap kasar dari budaya timur. Menunjukan tanda OK dianggap tabu di Jerman.

Hindari menggunakan gerakan-gerakan informal atau negatif. Contoh gerakan informal: tanda peace atau OK benar-benar tidak profesional. Tanda ini hanya boleh dilakukan dikalangan teman sebaya.

Menunjuk langsung ke seseorang termasuk gerakan negatif yang harus dihindari. Bisa memberi konotasi defensif terhadap orang lain.

 

5.Gerakan Tangan

Membuat gerakan tangan baik untuk penegasan, tetapi gerakan yang berlebihan menunjukan nervous. Usahakan tangan rileks dan gunakan untuk menegaskan sesuatu yang anda katakan, bukan untuk menguasai.

Menyentuh wajah atau merapikan wajah termasuk gerakan tangan yang garus dihindari. Menyentuh rambut, wajah, leher atau telinga secara berlebihan bisa mensinyalkan nervous.

 

6.Jaga Jarak

Ruang yang anda gunakan antara anda dan orang lain juga mengirim pesan tertentu. Jarak yang terlalu dekat bisa dianggap kasan dan mendesak. Terlalu jauh bisa menunjukan merasa tidak aman. Jumlah ruang dan jarak berbeda pada setiap orang dan setiap budaya.

Belajar membaca sinyal bahasa tubuh orang lain tentang apa yang membuatnya nyaman. Jika anda terlalu jauh, mereka akan mendekati Anda.

 

7.Menyadari Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh dikembangkan selama bertahun-tahun. Kebanyakan dari kita tidak menyadari perangai yang kita kembangkan atau pesan yang kita kirimkan. Penting untuk menyadari sinyal-sinyal ini.

Saat persiapan untuk wawancara atau presentasi, pastikan mengamati diri dicermin atau rekam diri sendiri . Minta teman atau rekan untuk melihat rekaman itu dan memberi masukan. Perhatikan bahasa tubuh Anda, apa kesan pendengar Anda? Apa kesan yang Anda dapatkan dari seseorang yang membuat gerakan ini?

Salah satu alat yang baik untuk mengamati bahasa tubuh adalah televisi, atau video di Youtube di era digital seperti sekarang.

Nonton siaran berita, acara siaran langsung atau bahkan ramalan cuaca adalah cara menarik untuk menangkap aspek-aspek halus dari komunikasi nonverbal. Mengamati aksi orang akan membantu anda melihat apa yang bisa Anda perbaiki dari bahasa tubuh Anda.

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah, kebanyakan secara umum bisa melihat jika mulut anda mengatakan sesuatu tapi tubuh anda mengatakan yang lain.

Artikel lainnya: 9 Type Kepribadian Seorang Pebisnis.

Anda bisa saja mengatakan, “Saya menyiapkan beberapa bahan menarik untuk presentasi pagi ini”, tapi tubuh Anda mengatakan, “ada beberapa bahan yang kurang, mudah-mudahan tidak ketahuan”. Ingat, jangan ambil resiko, karena orang-orang bisa membacanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *