Inilah 7 Penyebab Motivasi Kerja Karyawan Menurun, Selain Rendahnya Gaji dan Bonus!

Motivasi
kerja yang tinggi menjadi kunci sukses sebuah perusahaan dalam mengelola sumber
daya manusia yang dimiliki. Dalam hal ini, divisi pengembangan manusia atau
lebih populer HRD memilki peranan vital terutama dalam hal pemeliharaan motivasi
kerja karyawan.
Sebuah
studi yang dirilis oleh Gallup,
menunjukan hanya 8% karyawan di Indonesia yang benar-benar memiliki level
engagement yang tinggi, komitmen dan motivasi yang kuat terhadap pekerjaannya. Sementara
sisanya (92%) hanya melakukan pekerjaan begitu-gitu aja alias berangkat, tugas
selesai, pulang lalu terima gaji tiap awan atau akhir bulan.
Faktor
utama penyebab Motivasi Kerja Karyawan Meleleh adalah rendahnya tingkat gaji. Jika
dibandingkan, sangat tidak sesuai dengan beban kerja yang harus ditanggung
setiap harinya.

Artikel lainnya: 4 Cara Melejitkan Motivasi Kerja

Akan tetapi, pada kesempatan kali ini kita akan mengulas lebih
jauh penyebab menurunnya Motivasi Kerja Karyawan, selain Gaji dan Bonus, simak
ulasannya berikut ini:
Inilah 7 Penyebab Motivasi Kerja Karyawan Menurun, Selain Rendahnya Gaji dan Bonus!

 

1.   Perlakuan Diskriminasi di Kantor

Perlakuan
diskriminasi memang tidak terlalu kentara, akan tetapi hal ini menjadi satu
pemicu rendahnya motivasi kerja. Perlakuan yang tidak merata untuk semua
karyawan tentu sangat menyakitkan. #disitukadangsayamerasasedih!
Bila
dua orang karyawan yang memiliki kemampuan dan kinerja yang tergolong setara,
namun diperlakukan secara berbeda tentu ini menjadi pembunuh yang amat kejam
terhadap motivasi. Diskriminasi dapat terjadi karena banyak hal, seperti ras,
golongan, kedekatan emosional dan lainnya.

2.   Kurang Penghargaan Terhadap
Kreativitas

Jangan
pernah menyepelekan tingkat kreativitas karyawan. Dalam hal ini tentunya
tentang kreativitas yang positiv dan untuk kemajuan perusahaan. Pernahkah Anda
mendengar bahwa seorang bawahan lebih banyak pengetahuannya dan lebih kreativ
dari atasannya?
Seorang
atasan yang jeli menangkap sinyal ini, tentu akan menghargai kreativitas
tersebut. Kemudian memberikan ruang yang leluasa untuk karyawan tersebut dalam
menyalurkan ekspresinya. Dalam hal ini, seorang pimpinan jangan pernah merasa tersaingi
apalagi sampai berpikir akan dikalahkan.

Artikel lainnya: 4 Tantangan Utama dan Terbesar dalam Meraih Kesuksesan

3.   Mandeknya Komunikasi antara Pimpinan
dan Karyawan

Komunikasi
menjadi kunci sukses seorang pimpinan dalam memanaje bawahannya. Mampu berkomunikasi
dan membangun komunikasi yang efektif dengan tim kerja akan berdampak pada
kinerja tim.
Bila
komunikasi sudah mandek, ide apapun yang dibutuhkan oleh tim akan berjalan,
hasilnya omzet menurun dan profit ikut anjlok. Bila sudah begini, tentu jalan
satu-satunya adalah rotasi dan reformasi secara menyeluruh.

Artikel Lainnya: Inilah 4 Hal Negatif Penghambat Kemajuan, Singkirkanlah!

4.   Karir Berjalan Macet dan Padat Merayap

Sense
of progress (kemajuan) merupakan kata kunci yang amat menentukan level motivasi
kerja seseorang. Hanya kemajuan dalam karir yang dapat membuat seseorang
memiliki harapan dan motivasi kerja.
Demikian
sebaliknya, jika tidak mengalami kemajuan tentu perlahan tapi pasti motivasi kerja
akan pudar. Saat harapan dan motivasi hilang, sesungguhnya inilah akhir dari
cerita.

5.   Pekerjaan Monoton dan Membosankan

Kebanyakan
karyawan mungkin motivasi meleleh ketika menghadapi pekerjaan yang monoton dan
membosankan. Ditambah lagi tidak ada tantangan yang berarti dari perkerjaan
yang dilakukan.
Sesungguhnya,
jiwa kita akan tumbuh seiring pertumbuhan pekerjaan yang dilakukan. Saat menghadapi
tantangan pekerjaan yang menarik, maka jiwa juga akan ikut mekar seperti bunga
dipagi hari.

6.   Perlindungan dan Jaminan Tidak Jelas

Selain
gaji, hal terpenting yang dibutuhkan karyawan adalah perlindungan dan jaminan
kerja yang jelas termasuk didalamnya jaminan hari tua. Perlindungan merupakan
hal mutlak dan merupakan hak setiap karyawan, hal ini diatur dalam undang-undang
ketenaga kerjaan.
Bagaimana
bisa karyawan termotivasi, bila harapan masa depannya tidak jelas. Selain sibuk
kerja, dia juga harus sibuk merancang masa depannya. Akhirnya, saking sibuk
mempersiapkan masa depan, kinerja ikut merosot dan cenderung mengabaikan segala
tugas.

Artikel lainnya: Inilah Sesungguhnya Orang yang Selalu Menghalangi Anda

7.   Kebutuhan akan Pengakuan

Masing-masing
orang memiliki rasa ingin dihargai dan pengakuan dari orang-orang disekitar,
terlebih dari semua rekan kerja. Sebuah pujian yang tulus, akan lebih berarti
dibandingkan dengan sejumlah rupiah. Ada hal-hal terntentu yang tidak bisa
dibayar dengan uang seperti pujian yang tulus, pengakuan akan keberadaan dan
rasa memiliki.
Bila
tidak mungkin untuk menghargai sebuah pencapaian karyawan dengan sejumlah uang,
setidaknya ucapan pujian yang tulus dan pengkuan tentu dapat menjadi motivasi tersendiri
bagi karyawan.
Itulah 7 Penyebab Motivasi Kerja
Karyawan Menurun selain Rendahnya Gaji dan Bonus
. Semoga memberikan pencerahan
dan bermanfaat untuk Anda.

 

Salam!
Sumber: Blog Strategi + Manajemen

23 Replies to “Inilah 7 Penyebab Motivasi Kerja Karyawan Menurun, Selain Rendahnya Gaji dan Bonus!”

    • daniel

      kalau tidak salah biasanya itu namanya penjilat ya mbak? hehehe, masih ada aja yang gituan ya…#sakitnyatuhdisini kalau ada yang cari muka….akarena mungkin mukanya ditinggal dirumah sehingga kudu cari muka

    • daniel

      Salam kenal balik sob….rajin2 mampir ya karena makin sering kesini makin banyak kejutan

    • daniel

      Makasih atas persetujuannya mas, kalau nomor 3, 4 dan 6 emangnya ga setuju nih mas?

        • daniel

          O gitu, saya kira masih bertentangan dan perlu di sanggah….makasih atas tanggapannya mas Denny

  1. rudhy theart

    Dengan adanya undang2 tentang no. 13 tahun 2003 sebenarnya persoalan tentang jaminan kesejahteraan karyawan dianggap sudah teratasi namun untuk UMKM mungkin hal tersebut belumlah terealisasi. Namun dengan tambahan tentang lahirnya BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan yang dalam iklannya disebut wajib dan bermanfaat maka kesejahteraan karyawan semakin mendekati titik terang

    • daniel

      Betul mas, akant tetapi masih aja yang belum memenuhi persyaratan itu…. Karena untuk mendaftar BPJS Kesehatan dan Ketenaga Kerjaan, harus memiliki NPWP Badan, semoga semakin baik aja kesejahteraan dan masa depan karyawan

  2. Muhammad Adam Hussein, SPd, CM

    Memang mas, sebab itu banyak yang kurang motivasi dari bekerjanya karena diatas sebagai penyebabnya. Semoga yang menjadi kendala hal tersebut dapat diatasi dengan baik. Agar motivasi bekerja kita semakin meningkat.

    Ini intinya komunikasi, fasilitas, dan kualitas satu sama lain antara karyawan dan perusahaan harus dijaga agar bisa terjalin hubungan yang harmonis.

    Makasih mas ilmunya.

    • daniel

      Oke mas Adam, saya hanya mencoba sedikit berbagi pengalaman aja ni…semoga manfaat!

  3. Nindi Azzahra

    terkadang kalau sudah jenuh suka malas kerja,dipaksain kerja juga moodnya malah makin menurun 🙂

    • daniel

      Sebaiknya kalau jenuh, ambil cuti dulu dan libuaran biar refresh…kalau saya gitu Mbak

    • daniel

      Betul sekali mas, hal ini biasanya penyebab diskriminasi di kantor….jadi karyawan yang memiliki kebiasaan pamer, tentu akan mendapat perhatian lebih

  4. hendri hendriyana

    yang fatal itu jika pemimpin dan karyawan kurang komunikasi sih mas..itu yang saya alami saat kerja..

    • daniel

      Iya mas, pengalaman membuktikan ya! O iya, pada dasarnya komunikasi memang menjadi kunci kesuksesan dalam mempimpin

  5. daniel

    Makasih mas, o iya, kalau boleh saran sih mending tulis posting lalu sisipkan link ke web atau affiliasi mas, trus kirim artikel ke [email protected], saya akan mempostingnya dalam blog keren milik saya ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *