8 Kata Terburuk yang Wajib Anda Hindari Di Tempat Kerja

Kata-kata dan ungkapan tertentu sering kali digunakan untuk mengulur waktu, menghindari memberi jawaban, dan lari dari tanggung jawab. Jika Anda sering menggunakan kata-kata tersebut, sebaiknya segera hentikan dari pikiran, pembicaraan dan tulisan Anda mulai dari sekarang, sebelum Anda menyesal.

Artikel lain: Tips Praktis Agar Tidak Kehilangan Pekerjaan.

Penasaran kata-kata apa saja? Yuk kita mulai pembahasannya di pagi yang sejuk sembari ditemani hangatnya kopi pahit yang mudah-mudahan tak sepahit jalan hidup mu.

1.Coba

Kata coba memang terdengan cukup manis. Sayangnya kata-kata ini sering kali hanya sebagai basa basi, tak ada niat untuk mengerjakan apa yang diminta. Ingat kata-kata Yoda kepada Luke Skymalker dalam Star Wars. Ya atau Tidak, tak ada kata Coba.

Jadi ingat selalu kata yoda. Berikan sepenuhnya jika mengerjakan sesuatu, jika gagal ulangi dari awal.Masukan gairah ke dalam pekerjaan Anda dan berikan upaya terbaik anda sehingga Anda tahu, anda sudah berusaha keras untuk menyelesaikannya.

Jika hasilnya tidak seperti apa yang Anda harapkan, penyebabnya bukan karena anda belum mencoba segalanya untuk membuatnya berhasil. Bisa jadi karena waktu yang kurang tepat atau memang tak akan terjadi dan di luar kemampuan Anda.

 

2.Apa Saja

Kata ini favotir untuk orang-orang yang menolak Anda, menolak apa yang Anda katakan atau membuat Anda cepat pergi. Mereka mengatakan “apa saja” sebagai respon serba guna untuk permintaan Anda.

Ini sebenarnya tamparan verbal dimuka. Merupakan cara merespon pada seseorang tanpa benar-benar merespon. Jika Anda mengatakan ‘apa saja’ sesudah orang lain mengatakan sesuatu, pada dasarnya Anda membangun tembok antara Anda dan dia dan menghentikan komunikasi. Jadi hindarilah kata-kata ini!

 

3.Mungkin dan Saya Tak Tahu

Terkadang orang menghindari untuk membuat keputusan dan bersembunyi dibalik kata-kata dan ungkapan seperti ‘mungkin’ dan ‘saya tidak tahu’. Benar-benar tidak tahu sesuatu dan menggunakan kata-kata ini untuk alasan itu terlihat sangat berbeda.

Terkadang, ketika konfrontasi, orang-orang akan mengatakan tak tahu sesuatu atau memberikan respon yang tidak mengikat, ‘mungkin’ hanya untuk menghindar saja. Jika kasusnya seperti itu tanyakan, “Menurut Anda, kapan anda akan tahu?” atau “Bagaimana caranya Anda akan tahu?” jangan biarkan orang tersebut lolos begitu saja.

 

4.Saya Akan Kembali kepada Anda

Jika orang ingin mengulur waktu atau menghindar mengungkapkan suatu proyek atau status, mereka akan mengatakan “saya akan kembali kepada Anda”. Dan biasanya, mereka tidak akan kembali kepada Anda, jadi selalu klarifikasi.

Tanyakan kapan mereka akan kembali kepada Anda? Dan pastikan mereka mengatakan hati dan waktu tertentu. Jika tidak, tetapkan tetapkan hari dan waktu dan bertahan. Jika mereka tidak menyebutkan hari dan waktu, bilang kepada mereka, Anda akan telepon dalam 1 hari atau 1 minggu dan tindak lanjuti. Pastikan Anda menelpon dan mendapatkan informasi yang Anda perlukan.

 

5.Jika

Sebuah proyek tergantung pada semua orang mengerjakan tugas masing-masing. Orang yang menggunakan kata ‘jika’ bermain menyelahkan orang lain. Mereka senang menetapkan syarat ketimbang mulai bekerja untuk sukses.

Mereka akan berkata “jika Bob menyelesaikan bagiannya, maka saya akan mengerjakan bagian saya”. Mereka selalu meletakan dasar untuk tidak bersalah dan untuk tidak menyelesaikan pekerjaan mereka.

Selalu ada alternatif, rute dan jalan untuk menyelesaikan pekerjaan. Orang yang membuat alasan biasanya punya energi orang lemah. Anda tak perlu orang seperti itu dalam tim Anda di saat mencoba mendaki puncak Gunung Everest.

 

6.Ya, Tapi…

Ini adalah alasan lainnya. Anda mungkin memberi saran atau solusi kepada anggota tim Anda dan mereka kembali kepada Anda dengan berkata: “Ya, tapi…”sebagai respon. Mereka benar-benar tak ingin jawaban, bantuan atau solusi.

Anda perlu menarik orang-orang “Ya, Tapi…” ini keluar dan taktik penghindarannya dengan mengatakan sesuatu seperti:

“Anda tahu setiap kali saya memberi saran, Anda mengatakan ‘ya tapi’ yang membuat saya berpikir, Anda tidak benar-benar ingin menyelesaikan masalah ini. Cara ini tak akan jalan. Jika anda ingin bermain korban, teruskan, tapi saya tak akan membiarkan anda terus seperti ini”.

Sesudah respon seperti ini, anda tak akan mendengar kata ‘Ya, tapi…’ lagi.

 

7.Saya Kira…

Biasanya diucapkan dengan suara lemah, pelan sambil angkat bahu. Termasuk upaya lain untuk lepas tanggung jawab. Ungkapan ini biasanya diucapkan ketika orang setengah setuju dengan Anda, tetapi ingin menciptakan cukup banyak waktu atau peluang untuk berkata:

“Ya sebenarnya saya benar-benar tidak tahu, saya hanya menduga-duga”.

Jika Anda menggunakan ungkapan ini, segera singkirkan dari perbendaharaan kata Anda.

 

8.Kita Lihat Saja…

Anda mungkin sering mendengar orang tua Anda mengucapkan kata-kata ini. Mereka mengulur waktu, menghindari pertengkaran atau konfrontasi atau menghindari mengatakan tidak.

Akan lebih baik jika tegas dan jujur mengatakan, “Saya perlu lebih banyak informasi. Tolong kirimkan data Anda, yang pro dan kontra sehingga saya bisa memberi tahu keputusan saya”.

Dengan cara ini, pihak yang berkepentingan akan memberikan data yang diriset secara baik dan mendalam.

 

Nah, itulah 8 kata terburuk yang seharusnya tidak diucapkan di tempat kerja karena hal ini justru akan merusak karir Anda. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *