Dampak Negatif Selfie, Lingkungan Sekitar Anda bisa Jengkel

Punya teman yang suka narsis, atau mungkin Anda sendiri orang yang cukup narsis? Orang
yang memiliki kegemaran mengambil foto dirinya sendiri lalu mengunggahnya di media sosial itulah yang disebut narsis. Tahukah Anda bahwa foto narsis yang sering dilakukan dapat membuat orang disekeliling menjadi risih dan bisa-bisa langsung ditinggalkan.
Seiring bertambah populernya media sosial dikalangan masyarakat dunia, orang yang gemar foto narsis pun ikut bertambah jumlahnya. Sindrom foto narsis bukan cuma menyerang kalangan masyarakat biasa, akan tetapi orang terkenal dunia juga sering narsis.
Masih ingat kan waktu beberapa
kepala Negara Dunia yang narsis waktu melayat ketika meninggalnya Nelson Mandela?
Netizen dihebohkan dengan perbincangan dan pertentangan akan foto narsis.

Study tentang Narsis dan Foto Narsis

Gemar Foto Narsis, Awas Lingkungan Sekitar Anda bisa Jengkel Lho!
www.kompaskarier.com

Sebuah study yang dilakukan di University of Maryland, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa orang-orang yang
bersifat narsis tidak jarang dibenci oleh orang-orang yang mengenalnya. Alasannya, orang ini sering menjelek-jelekan orang lain untuk menjaga opini yang tinggi terhadap dirinya sendiri.

Ada dua sifat orang yang masuk kategori narsisme yaitu orang yang gemar ambil foto narsis lalu mengunggahnya di sosmed, dan orang yang gemar
membanggakan dirinya pada orang lain.
Intinya orang yang narsis itu biasanya bersifat extrovert, mempesona dan menyebalkan. Kebanyakan mereka sangat
percaya diri, dan sangat mengesankan namun kurang memperhatikan orang lain sehingga sangat tidak disukai.
Kebayangkan kalau punya teman yang kerjanya suka narsis, dalam segala momen selalu ambil foto dirinya sendiri kemudian upload ke sosial media.
Jika berbicara selalu membanggakan dirinya dan beranggapan dirinya sendiri yang
paling penting. Baca juga: Cara Bijak Menyikapi Pujianagar Tidak Terlihat Sombong.

Foto Narsis yang Positif

Sebenarnya ada narsis yang positif, dan mungkin disenangi oleh orang disekelilingnya. Mungkin juga ini narsis type
terbaru yang biasanya menyatu dengan lingkungan sekitar. Memang belum ada study yang meneliti tentang hal ini, karena kebanyakan bersifat negatif akan tetapi tidak selamanya pula negatif.
Pada momen yang amat krusial sebenarnya orang yang gemar narsis sangat diperlukan terutama untuk hal tak terduga. Karena biasanya banyak momen yang tidak diabadikan dan hanya berlalu begitu saja.

 

Bayangkan saja bila terjadi keadaangenting, ada copet beraksi pas lagi ambil foto narsis, kan bisa bantu melacak pelaku copet tersebut. Itu kan sesuatu yang positif, bagaimana menurut Anda? Simak juga Internet Bukan Cuma untuk Narsis.

Pesan

13 comments

    1. Bukan cuma trend di Indonesia lo tapi juga diseluruh dunia…

      1. iya foto narsis lagi tren…tapi kata nenek saya…kebanyak foto bisa mengurangi umur…kan pernytaan yang bisa bikin ketawa…ternyata benar seperti foto narsis salah satu pendaki yangmasuk ke kawah garuda gunung merapi kemarin kalau gak salah.

      1. Memang ada positif dan negatifnya, akan tetapi banyak negatifnya

  1. kadang narsis bikin keki orang yang leihatnya…makanya mungkin bisa bikin lingkungan bahkan kawan anda sedikit marah…kalau yang positif sih kayaknya bisa untuk dokumentasi, termasuk juga foto pas mau bikin KTP ya niel…

  2. Yang sering selfie tu biasanya kaum hawa … Kalau cowok kebanyakan selfie lama-lama gayanya jadi lebay. Saya sendiri jarang selfie, maklum tampang pas2an, hehehehe

    1. Ga jg mas, banyak jg sih cow yg narsis, separoh2 lah kayaknya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *