Inilah 4 Alasan Mengapa Mendengarkan Musik saat Bekerja Mengurangi Konsentrasi?

Benarkah musik membuat kita mampu
berkonsentrasi? Pertanyaan itu muncul dibenak saya ketika pada suatu hari saya
sedang bekerja didalam ruangan bersama satu rekan kerja yang memutar musik
melalui HP yang alirkan melalui speaker aktif.
Suara lagu yang agak keras serta
terus menerus dan agak menghentak membuat saya terkadang ikut bernyanyi
mengikuti lirik musik yang sedang diputar yang kebetulan saya mengetahui
liriknya. Pada suatu ketika sampailah pada musik yang tidak saya ketahui,
rasanya musik sangat mengganggu dan membuat konsentrasi saya buyar.Saya
akhirnya memutuskan untuk mencari referensi melalui mbah google dan menemukan
dua referensi tentang penelitian yang berhubungan dengan mendengarkan musik
saat bekerja atau belajar. Berikut pemaparan penelitian yang dilakukan dari
berbagai Universitas:

Sebuah penelitian yang dilakukan
di University of Wales Institute ini dilakukan pada 25 orang yang berusia
antara 18 – 30 tahun. Mereka disuruh mengingat delapan huruf konsonan dalam
urutan yang berbeda dalam kondisi tenang, mendengarkan musik yang disukai dan
tidak disukai.Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa kemampuan mengingat
dan konsentrasi jauh lebih baik pada keadaan tenang dibandingkan dengan sambil
mendengarkan musik baik yang disukai maupun yang tidak disukai.

Tentu saja penelitian ini tidak
serta merta menumbangkan penelitian bahwa mendengarkan musik klasik seperti
mozart akan meningkatkan konsentrasi, hanya saja mendengarkan musik memang
kurang baik bila dilakukan sambil melakukan kegiatan yang bertujuan misalnya
tugas kantor atau ujian. Tapi kalau hanya untuk terapi musik saja tidak
masalah.

 

Sedangkan menurut Robert
Desimone, direktur McGovern Institutefor brain research di Massachusetts
Institute of technology, mengatakan, belum ada riset yang benar-benar mendukung
dugaan bahwa musik membuat kita mampu berkonsentrasi.Dalam satu dari riset
kecil di Taiwan, mendengarkan musik sambil membaca liriknya justru membuat
nilai uji konsentrasi lebih rendah. Studi ini melibatkan 102 mahasiswa, dan
diterbitkan secara online di jurnal work.

Dalam riset yang lain yang
diterbitkan di Jurnal of the Scholarship of Teaching and Learning tahun 2010,
dikatakan bahwa mendengar musik hip hop membuat pengurangan nilai tes membaca
pada 133 orang dewasa.
Studi ketiga dari Fu Jen Catholic
University di Taiwan, yang diikuti oleh 89 mahasiswa usia 19 – 28 tahun,
mendpati orang yang mendengarkan musik sambil bekerja atau belajar (entah itu
musik yang disukai atau tidak) mendapat nilai terndah dalam hal memusatkan
perhatian dibandingkan mereka yang tidak memeiliki perasaan kuat mengenai
musik, atau yang bekerja diruangan tanpa musik. Secara alamiah orang lebih
menaruh perhatian pada musik yang sangat mereka sukai, dan mengacaukan
kemampuan mereka untuk fokus.
Multitasking dalam hal
mendengarkan musik dalam beberapa situasi ternyata tidak membantu. Mendengarkan
musik sambil membcara liriknya, diikuti dengan membaca dan menulis laporan
kerja, bisa mengalihkan perhatian anda. Sebab hal ini melemahkan proses verbal
pada bagian dari otak, begitu kata para ahli saraf.Korteks Prefrontal, atau
pusat kontrol pada otak harus bekerja lebih keras untuk memproses stimulus
verbal yang kuat seperti lirik, yang bersaing dengan pekerjaan yang anda
lakukan. Semakin lama anda mencoba ditengah berbagai gangguan, semakin buruk
hasil kerja anda.

Perhatian itu membutuhkan upaya
mental dan kita bisa kelelahan secara mental, ujar Dr Desimone. Meskipun
begitu, respons setiap orang terhadap musik bisa berbeda.Bagi sebagian orang,
potongan musik yang familiar tanpa lirik bisa membantu menghambat suara-suara
gangguan lain, misalnya suara cempreng rekan kerja disekitar anda. Menggunakan
Headphone untuk mereduksi kegaduhan juga bisa sangat membantu konsentrasi.

Headphone mampu menyaring tiga perempat kegaduhan dikantor, demikian menurut
Steven Orfield, Presiden Orfield Laboratories Ins., perusahaan design
arsitektur di Mineapolis. Namun ketika anda melepaskannya selama beberapa menit,
segala sesuatu akan terdengar terlalu keras untuk Anda sampai telinga anda
menyesuaikan diri. Akibatnya anda bisa berbicara lebih keras pada yang lain,
katanya.

Bagaimana musik bisa meningkatkan
atau mengacaukan konsentrasi sangat berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang
memilih mendengarkan lagu-lagu dalam bahasa asing (yang tidak dimengerti),
karena kalau menggunakan bahasa yang dimengerti akan cenderung ikut bernyanyi.Hal lain adalah dengan menggunakan musik yang lembut ketika butuh
berkonsentrasi dengan pekerjaan, dan musik yang kencang untuk membantunya
bangun dipagi hari.

Dari penelitian tersebut dapat
diambil kesimpulan yang sekaligus menjawab pertanyaan diatas tentang “Benarkah
musik membuat kita mampu berkonsentrasi ? ”, berikut kesimpulannya:
  1. Mendengarkan
    musik pada saat mengerjakan tugas kantor atau belajar tidak terlalu baik
    serta dapat mengganggu kita berkonsentrasi karena fokus perhatian kita
    lebih pada lagu yang sedang diputar, entah itu lagu yang kita sukai maupun
    lagu yang tidak kita sukai.
  2. Bekerja
    sambil mendengarkan musik dalam satu ruangan bisa mengganggu konsentrasi
    rekan kerja yang berada dalam satu ruangan dengan kita karena setiap orang
    berbeda dalam merespon musik yang didengar. Jika ingin mendengarkan musik
    kesukaan kita pada saat bekerja disarankan gunakanlah headphone agar tidak
    mengganggu rekan kerja yang lain dan ingat jangan terlalu keras dalam
    memutar musik melalui headphone karena akan memekak telinga.
  3. Hindari
    mendengarkan musik sambil bekerja, terutama jika kita bekerja sebagai
    front liner karena kita selalu berhubungan dengan klien atau customer yang
    sedang kita layani bisa jadi musik dapat mengganggu konsentrasi dan fokus
    kita terhadap klien atau customer yang kita layani.
  4. Semua
    penelitian tentang bekerja atau belajar sambil mendengarkan musik dapat
    menganggu berkonsentrasi tentu tidak serta merta menumbangkan penelitian
    bahwa mendengarkan musik klasik seperti mozart dapat meningkatkan
    konsentrasi.
Sumber:
  1. Penulis
    Din, Editor Dini, Sumber: The Wallstreet Journal – pada situs: http://m.kompas.com/female/read/2012/05/31/11054730/bekerja.sambil.mendengarkan.musik
  2. Penulis
    dr.Hyglena Kumala Suci, Sumber: Bill
    Hendrick. Juli 2010  Listening to
    music while working hurts performance – pada situs http://www.tanyadok.com/berita/janganlah-mendengarkan-musik-sambil-bekerja

2 Replies to “Inilah 4 Alasan Mengapa Mendengarkan Musik saat Bekerja Mengurangi Konsentrasi?”

  1. Fitriati B

    Udah pasti mengganggu, karena kerja perlu konsentrasi agar hasilnya optimal

    • daniel

      Emang benar gan, cuma tergantung kebiasaan aja kali ya, ada juga yang makin konsesn jika dengar musik. Sukses selalu !!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *