No Network Service Area

Salah
satu penyebab pikiran mandek adalah sering berlari kesana kemari alias tidak
fokus pada saat ini. ibaratkan sebuah kamera, jika fokusnya kurang maka hasil
jepretanya buram alias blur.
Pikiran
memang tidak menyukai kekinian, bahkan sering berpikir:
Jika aku punya waktu 1 jam, maka
aku bisa nulis artikel hebat untuk posting di blog. Pas ada waktu malah nggak
bisa apa apa, karena sibuk berselancar di internet.
 
Atau…
Jika aku bisa dapat uang 100 juta
baru aku merasa bahagia. Pas dapat uang 100 juta bahagia Cuma sebentar trus
pusing lagi.
 
Pikiran
seperti inilah yang justru bikin kita jauh dari kata fokus.
Pernah
nggak Anda mengalami saat saat seperti ini:
  1. Saat
    banyak waktu luang, ide buat nulis malah nggak ada atau mood buat nulis
    nggak ada.
  2. Saat
    sibuk atau pas lagi di jalan malah dapat ide brilian tapi sayangnya tak
    sempat bikin tulisan!
  3. Belum
    punya uang, rencanain ini dan itu dengan baik. Pas dapat duit malah
    bingung akhirnya planning gatot (gagal total).
Jika
hal ini yang sering terjadi tentu Anda tidak perlu panik…tenang mas bro,
cooling down. Itu sangat biasa terjadi dan bukan sebuah masalah besar.
Yang
mau saya bagikan disini adalah belajar fokus untuk situasi saat ini.
No Network Service Area

 

Kenapa harus fokus?

Seperti
yang saya sampaikan di awal, pikiran yang nggak fokus hasilnya nggak jelas.
Ibararkan kamera yang fokusnya nggak bagus, hasil jepret jadi blur.

Biar fokus sebaiknya gimana?

Ambil
waktu jeda sejenak, trus tarik nafas lewat hidung lalu hembuskan perlahan lewat
mulut. Tindakan ini bertujuan untuk mensuply oksigen ke otak, agar kinerja otak
makin ngejreng.

Sangat sederhana ya?

Memang
sederhana, namun terkadang pikiran kita yang bikin semuanya jadi rumit. Pikiran
kita lebih senang dengan hal hal yang rumit, yang harusnya mudah bisa jadi sulit
karena terlalu banyak berpikir. Belum dilaksanakan, pikiran udah melayang jauh
ke depan.

Jadi sebenarnya pikiran kita pun
harus kita bimbing agar bisa lebih fokus?

Tepat
sekali

Cara Membimbing Pikiran agar
Lebih Fokus

Secara
garis besar, pikiran kita mudah sekali terpengaruh terutama dengan apa yang
kita lihat dan apa yang kita rasakan.
Kita
bisa merasa sangat senang jika mendapat hadiah, dan sebaliknya kita hilang
fokus saat kita dalam masalah.
Yang
lain,
Anda
bisa sangat sedih melihat sebuah gambar orang yang sedang menderita suatu
penyakit yang di share oleh seorang teman pada timeline facebook, seketika Anda
langsung like atau share.
Peranan
pikiran dalam hal ini amat vital, sekali kita melihat dan merasakan
ketidaknyamanan, maka kita tidak akan merasa senang dengan kekinian. Pikiran
kita kemudian lari dan membayangkan yang lain.
Yang
harus kita lakukan untuk membimbing pikiran adalah:

#1. Mindset

Pikiran
kita perlu di setting agar selalu fokus. Caranya dengan penuh kesadaran dan
menyadari keberadaan tubuh kita saat ini. Rasakan angin yang berhembus,
menyadari tubuh kita yang sedang duduk di kursi, merasakan baju yang kita
kenakan.
Ingatlah
selalu bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau, tapi bisa jadi itu rumput
sintetis.

#2. Berhenti Membayangkan

Akibat
membayangkan sesuatu yang akan terjadi kemudian, kita akan kehilangan fokus.
Setelah fokus hilang, kita kehilangan mood untuk melakukan sesuatu.
Terkadang
kita tidak sadar saat membayangkan sesuatu, inilah yang menandakan pikiran kita
mudah terpengaruh.
Misalnya
saat mengendarai motor, kita membayangkan mengendarai mobil mewah. Ingat,
kecelakaan di jalan 95% diakibatkan pengendara kehilangan fokus. Ini bukan
tentang iklan aqua yang mengatakan:
“Kurang
minum menurunkan kosentrasi dan fokus”.
Ini
kisah nyata yang sesungguhnya terjadi dalam hidup kita bukan cerita sinetron
yang endingnya indah untuk tokoh utama.
Jika
ingin bahagia dan fokus, berhentilah membayangkan sesuatu yang belum terjadi.
Caranya segera laksanakan, jangan menunda.

#3. Hargai Diri Sendiri

Salah
satu penyebab depresi adalah tidak menghargai diri sendiri. Kita cenderung
menyalahkan diri sendiri jika mengalami kegagalan.
Hargailah
usaha dan jerih payah yang sudah Anda lakukan, jika memang belum berhasil,
pastikan untuk terus melakukannya. Teruslah bergerak jangan sampai berhenti,
apalagi berhenti di tengah jalan membahayakan keselamatan Anda.
Caranya:
berikan apresiasi atas pencapaian terkecil sekalipun terhadap pribadi kita.
Misalnya, saat Anda berhasil bangun pagi tanpa Alarm.
Hargai
diri Anda sendiri sebelum Anda menghargai orang lain!

#4. Selalu Belajar

Karena
pikiran kita tidak menyukai kekinian, kita perlu belajar setiap saat dan setiap
waktu, dimanapun dan kapan pun. Bahkan terkadang kita belajar dari kegagalan
dan kesalahan yang telah kita lakukan di masa lalu, why not?
So
plis…dunia ini sangat dinamis, segalanya sangat mungkin berubah jadi belajar
terus menerus adalah solusi terbaik. Jadilah yang terbaik bukan bukan menjadi
sempurna, karena maha sempurna itu Tuhan.
Ingatlah
selalu ini: “No Body is Perfect, yang
terbaik hanyalah orang yang selalu menghargai waktu dan selalu belajar
”.

#5. Latihan

Pikiran
yang fokus harus terus menerus kita latih, bahkan tiada henti. Latihan dan
praktek, itulah yang harus terus menerus kita asah.
Pikiran
yang fokus pada kekinian tidak mungkin kita dapat hanya dalam semalam, latihan
terus meneruslah adalah cara yang paling tepat.
Berkonsentrasi
pada latihan Anda saat ini. Ingatlah selalu bahwa hasil terbaik kita dapat
dengan melakukan sesuatu hingga tuntas, bukan melakukan setengah setengah.

 

Jangan
heran jika judul dan isi dalam konten ini belum nyambung, selain nggak fokus
juga berada di luar service area.

2 comments

    1. Iya bener sekali mas bram, saya aja gara2 nggak fokus sulit nyelesaian nulis ebook….udah hampir 3 tahun ini mas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *