Situs Jejaring Sosial Seperti Twitter atau Facebook Kurang Efektif untuk Promosi Blog? Ini Solusinya!

Jejaring
sosial
sekelas facebook atau twitter terkadang kurang efektif untuk
mempromosikan blog. Atau bisa dikatakan kurang ngefek dalam membantu mendongkrak
trafik kunjungan blog, meskipun pengguna internet di Indonesia semakin hari
semakin meningkat.
Hanya ada satu alasan mendasar yakni
pengguna lebih betah menggunakan aplikasi twitter atau facebook lewat android ketimbang
harus membuka jejaring sosial lewat browser yang digunakan.
Secara tidak langsung, jika pengguna
menggunakan aplikasi khusus android untuk membuka situs pertemanan jejaring sosial, tentu akan langsung
dialihkan ke browser jika melakukan klik pada tautan tersebut. Itulah alasan mengapa
sedikit sekali promosi yang berhasil di facebook dan twitter akhir-akhir ini.
Penggunaan browser akan sedikit demi
sedikit ditinggalkan pengguna internet, apalagi sekarang hampir semua situs
besar seperti Kompas, sudah mengakomodir aplikasi lewat smartphone.
Sebagai contoh, user tidak perlu
membuka browser untuk membaca kompas,
cukup download dan install aplikasinya, maka dalam sekejab berita sudah bisa
diakses. Bandingkan jika dibuka lewat browser, tampilan akan jauh lebih
sederhana dan waktu yang diperlukan lebih lama untuk membaca berita.
Situs Jejaring Sosial Seperti Twitter atau Facebook Kurang Efektif untuk Promosi Blog? Ini Solusinya!

The Killer Aplication

Perlahan tapi pasti, penggunaan
browser sudah mulai ditinggalkan oleh pengguna internet yang diakses melalui
smartphone. Secara tidak langsung, kemunculan aplikasi dapat membunuh popularitas
browser, untungnya pengguna internet desktop juga tidak berkurang seiring
meningkatknya pengguna smartphone.
Karena aplikasi pada smartphone
lebih praktis untuk dibuka, terang saja ini menjadi semacam bumerang juga buat
pada blogger. Perhatikan saja, pengguna smartphone meningkat dari tahun ketahun
sementara alogaritma mesin pencari mewajibkan situs atau blog untuk ramah
terhadap smartphone (mobile friendly). Simak juga: Baca Halaman Depan.
Diperlukan kiat-kiat khusus untuk
berpromosi situs atau blog lewat jejaring soaial, terutama dengan maraknya
penggunaan smartphone. Sudah sangat jarang pengguna melakukan klik terhadap
tautan yang dishare lewat twitter atau FB, kecuali mengakses melalui mesin
pencari lewat browser.

Masih Efektifkah Share Artikel Baru pada Situs Jejaring Sosial?

Sebelum menjawab pertanyaan diatas,
mari kita bersama-sama lihat statistik blog masing-masing. Berapa banyak trafik
kunjungan yang berasal dari situs jejaring sosial, kalau blog saya sendiri
hampir tidak ada pengunjung yang bersumber dari facebook atau twitter.
Jadi saya berkesimpulan promosi atau
share artikel melalui situs jejaring sosial sudah kurang efektif. Selain
pengguna sosmed telah beralih ke aplikasi digital ketimbang browser, pengguna
juga dimanjakan oleh banyaknya tools yang memudahkan dalam pengoperasian.

Jadi apa sesungguhnya solusi yang bisa kita lakukan?

Harus lebih Proaktif, meskipun kurang efektif, akan tetapi
aktivitas sharing artikel melalui situs jejaring sosial tetap perlu untuk
dilakukan. Semakin banyak yang share, akan semakin berpeluang mempopulerkan
artikel kita di sosmed.
Contohnya seperti ini, ketika kita
share postingan melalui twitter, dengan follower yang jumlahnya banyak akan
sangat memungkinkan untuk di retwitt oleh ribuan pengguna lainnya, dan artikel
bisa menjadi trending topik.
Untuk mendapat perhatian lewat
sosial media atau situs jejaring sosial, kita wajib aktif berpartisipasi. Pekerjaan
tidak selesai hanya dengan posting, kemudian share dan menuggu pembaca datang. Kita
harus lebih proaktif agar teman ataupun follower kita ikut menyadari manfaat
pertemanan di sosmed.
Jelas dalam hal ini berlaku hukum
sebab akibat, jika kita proaktif, jelas kita juga akan memperoleh timbal
baliknya berupa kunjungan dan klik pada tautan yang kita bagikan.

 

Oke, demikian sharing saya tentang
efektifitas share tautan melalui situs jejaring
sosial
facebook & twitter, semoga membantu dan terima kasih atas
kunjungan Anda.

16 Replies to “Situs Jejaring Sosial Seperti Twitter atau Facebook Kurang Efektif untuk Promosi Blog? Ini Solusinya!”

  1. Achmad Fazri

    Tapi sebenarnya promosi lewat jejaring sosial masih sedikit efektif, soalnya sekarang isi tulisan FB dan Twitter sudah terbaca juga dalam search engine, apalagi sosmed biasanya tampil di area paling atas.. untuk itu harus pandai mencari backlink melalui sosmed, supaya trafik meningkat

    • daniel

      Efektif jika kita tahu caranya mas achmad, jika tidak tahu sama juga sulit….saya sih ada dapat backlink dari FB, hanya saya masih sedikit….

  2. Bimo Aji Widyantoro

    saya sampe sekarang masih aktif menggunakan sosmed sebagai media promosi dan itu emang produktif juga sih walaupun gak seberapa efeknya

    • daniel

      Meskipun kurang efektif akan tetapi harus tetap kita lakukan juga promo lewat sosmed mas

  3. Be Endro

    Krna sy blm mncoba promo lwt sosmed,tak coba sja dlu..slam knal mas dr sya yg br knal dunia blog.

    • daniel

      Silahkan dicoba mas, ntar kalau udah ada hasilnya tolong di share aja lewat postingan

  4. Muhammad Mukhlis

    wah bagaimana ini mas, saya sempat pernah ngebaca di artikel situs jejaring sosial sangat efektif untuk promosi dan mendapat backlink blog 🙂 bingung juga ne

    • daniel

      Efektif jika kita benar2 memaksimalkannya dan yang penting tahu caranya….jika hanya mengandalkan share, tapi tidak pro aktif itu sama aja hasilnya nol, ibarat pasang pancing tanpa umpan….mana ada ikan yang akan dapat

  5. Ibrahim M.Pd.I

    pantesan job yang saya dapatkan dari para advertise lebih memilih review ketimbang banner mas, mungkin sebab di atas yang membuat mereka memilihnya, selain itu banyak sekali saat ini browser yang mempunyai fitur disable ads, sehingga iklan secara otomatis tidak akan muncul 😀

    • daniel

      Iya mas, browser sudah sedikit sekali digunakan di smartphone, blog saya kalau mampu akan saya bikinkan aplikasinya dan share di google play store, biar banyak yang download dan ngebaca

        • daniel

          Iya sih mas, bayarannya mungkin saja tak sebanding dengan hasil yang kita dapatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *