Terlanjur Cinta Sama Premium “Petralite Batal Dirilis”

Beberapa waktu yang lalu saya pernah
mendengar berita bahwa pada bulan mei ini, akan diluncurkan produk baru
Pertamina, Petralite. Karena gembiranya mendengar kabar ini, saya sempat
posting artikel bertema petralite. Namun hari ini, Petralite dikabarkan batal dirilis pihak PT Pertamina Solusi BBM Berkualitas dan Ramah Lingkungan.
Bulan april kemarin sempat
diberitakan berkali-kali memang bahwa bulan mei akan diluncurkan produk baru
pertamina, mungkin alternatif premium. Nah, barusan pagi ini saya membaca
kompas, bahwa Petralite batal di luncurkan bulan mei karena masih harus
mempersiapkan beberapa hal.

Baca artikel tentang Petralite: Petralite
Varian Baru Produk Pertamina, Bagaimana Nasib Premium Kedepan?

Tadi ketika pertama kali online saya
sempatkan untuk membuka kompas, karena saya tahu dari kompas banyak kabar dan
berita terbaru dan informasi berkualitas. Hampir setiap hari memang saya
membaca minimal 5 kabar terbaru dari kompas. Yang paling sering saya tongkrongi
yaitu KompasTekno, KompasEkonomi, News, Entertainment, KompasForum, dan
Kompasiana.
Kompas itu memang menarik dan banyak
menjadi inspirasi saya dalam menulis artikel blog, walaupun sedikit mengutip,
tapi buka copas ya karena sumbernya saya cantumkan!
Kembali ke Petralite, ada dua alasan
menurut saya, pertama: pihak Pertamina kemungkinan masih cinta dengan premium,
ini hanya dugaan saya. Kedua: konsumen premium sudah terlanjur cinta.
Bisa dibayangin kan kalau udah
terlanjur cinta? Kirai-kira begini, kalau sudah terlanjur cinta sulit pindah ke
lain hati, gitu maksudnya sob.
Meskipun premium langka, dan antrian
panjang, tetap aja rela ngatri berjam-jam bahkan hingga malam. Tu kan, saking
cintanya sama premium, di tungguin sampe malam.
Jadi menurut saya sebaiknya premium
jangan dihapuskan, karena kasian udah banyak yang terlanjur cinta. Meskipun ada
varian baru, jadi premium sebagai anak tertua produk Pertamina, tentu jangan
sampai hilang ditelan bumi.
Ngomong-ngomong soal premium, saya
ingat waktu masih harganya 1450 pada tahun 2005. Waktu itu tidak langka dan
antrian tidak panjang seperti sekarang. 
Pada waktu itu premium memang masih melimpah
atau kendaraannya yang masih sedikit ya? Atau mungkin juga keduanya benar. Bila
melihat rekam jejaknya, premium berasal dari fosil binatang purba yang memiliki
batas atau bisa habis, jadi sangat wajar jika mengalami kelangkaan.

Baca juga: 4 Cara Mudah Mengantisipasi Kenaikan Harga BBM “Turun-Naik” Berpedoma pada Harga Minyak Dunia

Kalau memang langka, kenapa diluncurkan
produk baru Petralite? Padahal kan kualitasnya jelas jauh lebih baik dari
premium?

Penjelasan yang masuk akal memang,
karena rupanya stok premium sudah menipis seiring meningkatnya konsumsi dari
rakyak Indonesia. Kalaupun diluncurkan Petralite, premium jangan dihapuskan ya
Pak Pertamina, karena sudah banyak yang terlanjur cinta, ntar banyak yang
kecewa lho!

Pesan

14 comments

  1. Padahal udah penasaran dengan produk baru ini, pengen nyoba rencananya siapa tahu lebih irit dan bagus lagi pembakarannya.

    1. Iya kang, saya memang berniat ganti ke Petralite namun karena terlanjur cinta makanya ga jadi di ganti, tetap premium

  2. emang di daerah mas daniel premium langka yah? untuk di daerah saya masih banyak dan ga harus antri panjang buat beli premium 😀

    1. Sekarang udah lancar mas khusus SPBU luar kota pontianak, kalau dalam kota masih juga antri tapi ga panjang. Dulu aja sih….

  3. premium memang mahal tapi masih banyak yang suka padanya,hehe jadi petralite gak jadi diluncurkan ya mas?

    1. Hehehe, betul juga ya mas…..mau mahal ke yang penting nggak langka ya mas

    1. Betul kang……mungkin perlu dikaji ulang harganya mas…..kita tunggu saja

  4. Sekarang motor bebek saya pakai pertamax. Gak pakai premium. Tapi jadinya malas mau keluar kemana-mana. hahahaa

    1. Kebangetan banget si mas ridha, gimana kalau bosan dirumah….?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *