Tingkat Kebutuhan Manusia

Tingkat Kebutuhan Manusia – Kebutuhan adalah salah satu aspek
psikologis yang menggerakan mahluk hidup dalam aktivitas-aktivitasnya dan
menjadi dasar (alasan) untuk berusaha. Pada dasarnya, manusia bekerja mempunyai
tujuan tertentu yaitu memenuhi kebutuhan. Kebutuhan tidak terlepas dari
kehidupan sehari-hari. 

Selama hidup manusia membutuhkan bermacam-macam
kebutuhan seperti: Makanan, pakaian, perumahan, pendidikan dan kesehatan.
Kebutuhan diperngaruhi oleh kebudayaan, lingkungan, waktu dan agama. Semakin tinggi
tingkat kebudayaan suatu masyarakat, semakin tinggi/banyak pula macam kebutuhan
yang harus dipernuhi.

Ada Pepatah zaman dahulu
berbunyi: “ Semakin besar ukuran periuk maka semakin besar pula kerak yang
tertinggal “. Pepatah ini bisa diartikan bahwa semakin besar pendapatan maka
potensi pengeluaran akan semakin besar. Pendapatan berbanding lurus dengan
pengeluaran, itu berarti semakin besar penghasilan maka gaya hidup juga akan berubah
menyesuaikan penghasilan. 

Sebagai contoh: seorang karyawan yang akan dipromosikan
untuk menduduki jabatan tertentu di dalam perusahaan, akan sangat memungkinkan
untuk mengganti ponsel yang digunakan, dari ponsel dengan fitur minimalis
menjadi Smartphone dengan berbagai Aplikasi dengan harga yang lebih tinggi,
jadi penggantian ponsel tadi akan menambah pengeluaran.

Teori kebutuhan yang paling
terkenal adalah Teori yang dikembangkan oleh Abraham Maslow. Dalam teori
tersebut, ia menyatakan bahwa manusia memiliki tingkat kebutuhan, mulai dari Keamanan
sampai Aktualisasi Diri. Studi akademis tentang  kebutuhan mencapai puncaknya pada tahun 1950.
Saat ini studi tentang kebutuhan kurang diminati.

Macam-macam kebutuhan manusia
  1. Kebutuhan
    menurut tingkat intensitasnya
    1. Kebutuhan
      Primer adalah kebutuhan yang harus/wajib terpenuhi, artinya apabila
      kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka manusia akan mengalami kesulitan
      dalam hidupnya. Contoh: sandang(pakaian), pangan (konsumsi), papan
      (tempat tinggal) dan Pekerjaan.
    2. Kebutuhan
      Sekunder adalah kebutuhan yang pemenuhannya setelah kebnutuhan primer
      terpenuhi, namun tetap harus dipenuhi, agar kehidupan manusia berjalan
      dengan baik. Contoh: pendidikan, pariwisata, rekreasi, hiburan.
    3. Kebutuhan
      Tersier adalah kebutuhan yang dipernuhi setelah kebutuhan primer dan
      sekunder terpenuhi. Contoh: mobil, motor, komputer, tablet, dll. Namun
      saat ini telah bergeser menjadi kebutuhan primer, manusia baru merasa
      diakui jika telah memenuhinya, bahkan lebih lagi menjadi trend atau gaya
      hidup.
  2. Kebutuhan
    menurut waktunya
    1. Kebutuhan
      sekarang adalah kebutuhan yang pemenuhannya tidak bisa ditunda-tunda
      lagi/kebutuhan yang harus segera dipehuni. Contoh: makan,minum, sandang,
      tempat tinggal dan obat-obatan.
    2. Kebutuhan
      yang akan datang/masa depan kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda,
      tetapi harus dipikirkan mulai dari sekarang. Contoh: tabungan.
    3. Kebutuhan
      tak terduga, Kebutuhan ini disebabkan sesuatu yang terjadi secara
      tiba-tiba/tidak disengajayang sifatnya insidentil. Contoh: konsultasi
      kesehatan.
    4. Kebutuhan
      sepanjang waktu adalah kebutuhan yang memerlukan waktu lama.
  3. Kebutuhan
    menurut sifatnya
    1. Kebutuhan
      Jasmani adalah kebutuhan yang diperlukan untukpemenuhan fisik,jasmani
      yang sifatnya kebendaan. Contoh: makanan, pakaian, olahraga dan
      istirahat.
    2. Kebutuhan
      Rohani adalah kebutuhan yang diperlukan untuk pemenuhan jiwa atau rohani.
      Kebutuhan ini sifatnya relatif karena tergantung pada pribadi seseorang
      yang membutuhkan. Contoh: beribadah, rekreasi, kesenian dan hiburan.
  4. Kebutuhan
    menurut subjeknya
    1. Kebutuhan
      Individu adalah kebutuhan yang hanya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan
      seseorang saja. Contoh: kebutuhan petani waktu bekerja berbeda dengan
      kebutuhan seorang dokter.
    2. Kebutuhan
      sosial (kelompok) adalah kebutuhan yang diperlukan untuk memenuhi
      kepentingan bersama kelompok. Contoh: siskamling, gedung sekolah, rumah
      sakit dan jembatan.
Berdasarkan pemaparan tentang
macam-macam kebutuhan manusia diatas dapat disimpulkan bahwa kebutuhan manusia
tidak terbatas dan selalu berubah-ubah mengikuti zaman. Pemenuhan kebutuhan
tidak akan pernah ada batasnya karena setiap waktu terus berkembang dan
berubah, untuk itu diperlukan sikap yang bijak dalam memenuhi kebutuhan hidup. 

Penting
bagi kita untuk menentukan skala prioritas dalam memenuhi kebutuhan. Penuhilah
kebutuhan yang paling penting serta mendesak dan sesuaikanlah penghasilan yang anda
dapatkan agar tidak terjerat hutang dalam memenuhi kebutuhan.

Sekian sharingnya tentang Tingkat Kebutuhan Manusia semoga bermanfaat dan menjadi Inspirasi untuk Anda.