Waspada One Time Password, Jenis Modus Penipuan Transaksi Online Terbaru

Di zaman yang semakin canggih, beragam bentuk pencaharian juga semakin berkembang pesat. Sayangnya, hal ini juga diimbangi dengan bentuk kecurangan yang makin canggih pula. Salah satunya yang sedang marak yakni tentang adanya penipuan online yang memiliki banyak variasi metodenya. Untuk menambah waspada, baiknya Anda simak info berikut ini.

 

Penawaran Super Menggiurkan

Secara umum, seorang penipu akan memberikan janji surga maupun penawaran fenomenal untuk dijadikan umpan kala menggaet korban. Belakangan ini terdapat sebuah kasus modus penipuan yang viral, dialami seorang wanita bernama Dianna Anastasia. Harga smartphone canggih yang dipatok jauh di bawah aslinya menjadi daya tarik sendiri sedari awalnya.

 

Prosedur Berbelit dan Tak Jelas

Namun tibalah ketika sang pembeli menunjukkan ketertarikan dan dalam proses menuju deal dengan seller, tiba-tiba saja bermacam instruksi janggal mulai diterima calon pembeli tersebut. Dia disuruh untuk mengirimkan One Time Password demi kelancaran pengiriman barang yang dipesan. Mulai dari sini calon pembeli merasa curiga dan mulai tak percaya. Metode ini biasanya menggunakan mandiri e-cash sebagai alat penipuan, dan masih banyak yang tertipu karena minimnya pengetahuan orang-orang tentang modus ini.

 

Berujung Penipuan

One Time Password tersebut sengaja dikirim oleh seller yang melakukan penipuan transaksionline untuk mengelabui calon pembeli. Saat calon pembeli menuruti instruksi memasukkan kode yang diterimanya maka beragam sabotase transaksi akan secara otomatis dilakukan. Pihak seller akan membuat seolah-olah pembeli telah menerima barang yang ternyata tak pernah dikirimkan.

 

Uang transferan melayang, barang pun tak akan didapat. Penipuan macam ini bisa membidik situs-situs e-commerse yang memang sedang bertebaran di dunia maya. Namun, jika calon pembeli berhasil tertipu, tetap saja kecerobohan terbesar ada sepenuhnya pada pembeli terkait dengan OTP tersebut. Bahkan pihak e-commerse pun biasanya tak bisa melakukan banyak hal untuk menolong.

 

Penipuan online terbaru yang satu ini lumayan susah untuk diproses pertanggung-jawabannya. Lantaran bentuk jebakan OTP tersebut dirancang sedemikian rupa, dan bisa saja mengecoh jika calon pembeli terbiasa tidak jeli dalam melakukan setiap transaksi online. Infoviral beberapa bulan lalu ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran berharaga bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *